May 31, 2026
Image default
Event & CommunityWhat's New

‘Lifetime : Tribute To Chrisye Concert’ : Bernostalgia Merayakan Hari Ulang Tahun Sang Maestro

South Jakarta – Siapa yang tidak mengenal sosok legenda musik tanah air, Chrisye. Tepat di hari ulang tahunnya di tahun 2024 yang jatuh pada tanggal 16 September, sebuah konser bertajuk ‘Lifetime : Tribute To Chrisye Concert’ sukses digelar. Konser yang dipromotori oleh We Offer Wonders (WOW) berlangsung pada hari Senin, 16 September 2024 dengan mengambil tempat di Istora Senayan, Jakarta. Konser ini digelar tepat di hari libur Maulid Nabi yang jatuh bersamaan. Selain itu, tidak jauh dari lokasi konser juga berlangsung pertandingan sepak bola Liga 1 antara Persija Jakarta dan Bali United. Ribuan penonton yang sudah tidak sabar ingin menyaksikan konser ‘Lifetime : Tribute To Chrisye Concert’ datang secara bergelombang semenjak sore hari.

Konser ‘Lifetime : Tribute To Chrisye Concert’ dibagi dalam 3 bagian yaitu ‘Chapter 1 : Semangat Berkarya’, epauk’Chapter 2 : Kualitas Menyala’ dan Chapter 3 ” Everlasting’. Tepat pukul 8 malam, setelah menyanyikan bersama lagu “Indonesia Raya”, konser dibuka dengan penampilan Rizky Febian yang membawakan “Serasa” yang langsung disambung dengan penyanyi cantik, Mahalini yang melantunkan “Merpati Putih”. Secara mengejutkan kemudian muncul putra mendiang Almarhun Chrisye, Pasha Chrisye yang memasukkan setangkai bunga ke dalam vas. Kemudian muncul sosok Once Mekel yang membawakan “Lilin-Lilin Kecil” yang disambut tepukan meriah dari seluruh penonton. Once kemudian melantunkan “Pelangi” dan dilanjutkan dengan “Sabda Alam”. “Selamat malam, selamat ulang tahun untuk legenda musik tanah air. Malam ini kita akan merayakan bersama-sama” ucap Once kemudian.

Setelah penampilan Once, giliran solois tampan Afgan yang tampil membawakan lagu upbeat “Mona Lisa” yang langsung disambut histeris penonton. Usai Afgan, Eva Celia langsung tampil dengan gaun berwarna merah muda membawakan lagu “Kala Surya Tenggelam”. Chapter 1 ditutup dengan penampilan Andien yang melantunkan “Cintaku”. Usai tampil, Andien kemudian menceritakan sedikit tentang sosok Chrisye yang ia kenang,

Once Mekel ( foto : Gunawan Giok )

 

Mahalini ( foto : Gunawan Giok )

 

Pasha Chrisye ( foto : Gunawan Giok )

 

Andien ( foto : Gunawan Giok )

 

“Saya tumbuh besar dengan lagu-lagu Almarhum Chrisye. Lagu sudah banyak dari sebelum saya lahir. Ajaibnya lagu-lagu tersebut masih berkumandang sampai puluhan tahun kemudian sampai 2024 dan mungkin sampai puluhan tahun berikutnya. Lagu-lagu Almarhum Om Chrisye sering saya bawakan di banyak panggung. Mungkin Almarhum juga gak pernah menyangka bahwa generasi saat ini udah tahu lagu-lagu beliau. Mulai dari pensi-pensi sampai di Senopati. Satu hal yang selalu saya ingat, waktu itu saya SMP, beliau sosok yang sangat  humble dan down to Earth. Hari ini, hari lahirnya beliau. Om Chrisye membuktikan bahwa karya mampu hidup melebihi kapasitas manusia yang mampu menembus banyak era. Malam hari ini di hari lahir beliau, kita semua akan menjadi saksi dari karya yang luar biasa.”

Chapter 2 dibuka dengan penampilan Mahalini yang menyanyikan lagu “Kala Cinta Menggoda”. Setelahnya giliran Kevin Aprilio tampil bermain piano di lagu “Untukku” yang mengajak seluruh penonton untuk bernyanyi bersama. Suasana kemudian berubah syahdu ketika putra mendiang Chrisye, Pasha Chrisye tampil melantunkan “Kisah Cintaku” dengan menampilkan foto-foto kenangan Almarhum Chrisye. Duet antara Pasha Chrisye dan Kevin Aprilio ditutup dengan lagu “Pergilah Kasih” yang membuat koor di Istora Senayan. Setelah menyampaikan beberapa kata, Pasha kemudian memanggil sosok yang banyak ditunggu penonton malam itu. “Hari ini adalah hari ulang tahun Papa, kita merayakan bareng-bareng, sama-sama. Karena Papa ulang tahun, kami semua ingin menyuguhkan sesuatu yang spesial. Next performer, beliau pernah duet dengan Papaku. Beliau satu label juga di Musica Studio’s. Beliau juga kebetulan berulang tahun hari ini. Berikan yang paling meriah untuk Bapak Ariel NOAH.”

Ariel NOAH yang mendapat sambutan meriah dari penonton kemudian membawakan lagu “Menunggumu” , lagu lawas dimana aslinya Almarhum Chrisye berduet dengan band Peterpan. Setelahnya, Ariel menceritakan tentang cerita di balik lagu tersebut, “Om Chrisye tuh orangnya cool banget waktu pertama kali ketemu. Bawaan pinter mungkin. Gue masih umur 23 waktu itu.  Ada sedikit cerita, pertama kali ketemu Om Chrisye, lagi ada project album ‘Senyawa”, lagunya yang tadi, “Menunggumu”. Tapi gak banyak yang tahu bahwa pada saat lagu itu dikerjakan, Peterpan juga lagi bikin album, ‘Bintang di Surga’. Waktu lagi ketemu, Bu Acin bilang, “Om Chrisye, mau lagu Peterpan yang mana ?”. Waktu itu lagu Peterpan ada 3, Ada, “Ada Apa Denganmu?”, Ada “Menunggumu”, satu lagi kalau gak salah “Ku Katakan Dengan Indah”. Om Chrisye dengerin terus waktu itu bilang ke Bu Acin, “Gue mau yang ini nih, Cin”. Pas Om Chrisye keluar baru kita bilang, “Kayaknya jangan lagu yang itu deh, Bu. Yang itu buat Peterpan aja. Om Chrisye yang ”Menunggumu’ aja. Begitu ceritanya Om Chrisye sama Peterpan berkolaborasi di lagu ‘Menunggumu’. Cuma ada yang mengganjal, apa jadinya kalau Om Chrisye jadi ngambil yang ‘Ada Apa Dengamu ?’ Kebayang gak ? Yang pasti gak rock. Malam ini, kita coba kalau Om Chrisye nyanyi ‘Ada Apa Denganmu’ kayak gimana ya?. Kita mau coba malam ini.”

Ariel NOAH ( foto : Gunawan Giok )

 

Once dan Mahalini ( foto : QB )

 

David Bayu ( foto : QB )

 

Setelah penampilan Ariel NOAH yang menyanyikan “Ada Apa Denganmu” berduet dengan suara Chrisye versi AI, Andien kembali tampil di atas panggung melantunkan “Aku Cinta Dia” dan dilanjutkan Rizki Febian dengan “Anak Sekolah”. Setelahnya giliran Once Mekel yang kembali tampil berduet dengan Mahalini membawakan “Negeriku”. Chapter 3 dibuka dengan video AI dari sosok Chrisye yang mengajak seluruh penonton untuk mengenang karya-karya dari sang Maestro. David Bayu yang merupakan mantan vokalis band NAIF muncul menyanyikan “Seperti Yang Kau Minta” dan “Pengalaman Pertama”. Setelah beberapa kata dari David Bayu, Afgan kembali tampil membawakan “Kisah Kasih di Sekolah” dan dilanjutkan dengan Mahalini menyanyikan “Panah Asmara”. Semakin panas, Eva Celia kemudian membawakan lagu penghormatan untuk sosok  kelahiran Jakarta, 16 September 1949 yang berjudul “C.H.R.I.S.Y.E”. Setelah Afgan membawakan “Juwita”, ‘Lifetime Tribute To Chrisye Concert’ ditutup dengan duet Andien dan Rizki Febian menyanyikan “Hip Hip Hura” yang juga mengajak seluruh penampil ke atas panggung.

Secara keseluruhan, ‘Lifetime : Tribute To Chrisye Concert’ cukup menghibur penonton yang ingin bernostalgia dan bernyanyi bersama mengenang  lagu-lagu sang maestro, Chrisye. Tata Sound danl lightning di konser ini juga patut diapresiasi dengan baik. Konser sendiri juga berlangsung relatif tepat waktu membuat penonton yang datang mendapatkan pengalaman seru yang terlupakan.

Related posts

Fabio Asher Rangkum Dinamika Pedihnya Harapan Melalui “Nikmati Sakitnya” .

Qenny Alyano

Godbless, Edane Sampai Ikang Fawzi Siap Panaskan ‘Rock Legends Festival’ Weekend Ini

AQK

Trio Komposer TAG Rilis “Rindu Pulang”, Obati Rasa Kangen Suasana Lebaran di Kampung Halaman 

Agung Lingga

Leave a Comment