Velodrome – Leo Fender adalah figur penting dalam pengembangan gitar listrik, bisa dikatakan para gitaris bahkan tidak mau membayangkan dunia tanpa Leo Fender. Tapi tahukah kalian bahwa dia mengakhiri karir dengan banyak inovasi-inovasi penting di perusahaan terakhirya, G & L Guitars ?
Bahkan masih banyak yang bisa digali, Yuk kita lihat fakta menariknya.
G&L adalah singkatan dari George (Fullerton) dan Leo (Fender)
Pada tahun 1979, Leo dan partner lamanya, George Fullerton yang telah bekerja sama sejak tahun 1948, mendirikan G & L Guitars. Ini adalah karya terakhir untuk dua raksasa gitar, dan itu adalah G & L, dimana design terakhirnya mengalami evolusi-evolusi dan inovasi-inovasi dalam pengerjaan.
Pabrik G & L masih tetap di Fullerton, California
Kembali ke akhir tahun 1970-an, Leo Fender membeli tanah di Fullerton, California untuk membangun pabrik yang bisa membuat dia bereksperimen dengan design-design barunya. G & Lmasih tetap di lokasi yang sama dimana Leo bekerja setiap hari, dan sekarang jalan itu telah berganti nama dengan Fender Avenue.
Kantor Leo Fender di G & L masih sama seperti ketika ditinggalkan
Ketika Fender meninggalkan kantor G & L terakhir kalinya ( Dia meninggal pada 21 Maret 1991 ), persis sama dengan ide-ide yang masih berkembang sampai dia meninggal. Tidak ada yg dirubah, disentuh atau dibersihkan termasuk kaleng kacang favoritnya.Kantor itu menyisakan penghormatan untuk ide yang besar.
Instrument-instrumen G & L masih sebagian besar dibuat tangan di mesin pribadi Leo
Ketika Leo Fender memulai G & L , dia membuat banyak mesin yang dibutuhkan untuk membuat gitar dan bass. Mesin – mesin tersebut masih ada di pabrik dan telah digunakan setiap hari untuk membuat setiap instrumen G & L.
G & L adalah Toko Custom
Untuk saat ini, tidak ada “stock”tentang instrumen G & L. Para gitaris bisa memilih dari berbagai opsi untuk membuat yang benar-benar sesuai keinginan mereka.
]]>
previous post
