South Jakarta – Di tengah era digital dan kebangkitan industri kreatif, Indonesia membutuhkan lebih dari sekedar talenta bermusik dan juga suara yang berani, otentik dan siap bersinar di panggung dunia. Gedung Kesenian Jakarta menjadi saksi lahirnya suara tersebut dengan menghadirkan Queennara, penyanyi, penulis lagu dan content creator, dalam resital musik bertajuk “The Crown”.
Konser ini merupakan bagian dari DVISVARA Annual Recital Series, platform eksklusif bagi mahasiswa UIC College dalam menampilkan pencapaian artisitik dan akademik mereka. Di balik gemerlap panggung dan kemegahan aransemen live string dan brass section, “The Crown” menjadi perwujudan keberanian, elegansi, dan transformasi emosional.
Satu-Satunya Pathway Musik Internasional di Indonesia
Sebagai bagian dari USG Education, ekosistem pendidikan Internasional terpercaya di Indonesia, UIC College merupakan satu-satunya program pathway musik akademis berstandar internasional. Melalui kurikulum BTEC dari Inggris, siswa dapat menempuh studi 1 (satu) hingga 2 (dua) tahun di Indonesia, sebelum melanjutkan studi ke universitas – universitas terkemuka dunia untuk meraih gelar sarjana.
Program Artist Development di UIC College of Music dirancang tidak hanya untuk mengasah keunggulan akademis dan keahlian praktikal, tetapi juga menumbuhkan ide-ide kreatif dan inovatif yang otentik. Ini adalah ruang di mana seniman muda dipersiapkan untuk memperkaya industri musik, baik di dalam maupun luar negeri.
“Queennara adalah contoh nyata dari filosofi pendidikan kami: membentuk seniman yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga kuat dalam menyuarakan identitas dan nilai personalnya,” ujar Niluh Komang Aimee Sukesna atau biasa dikenal sebagai Aimee, Kepala Kampus USG Education BSD dalam acara konferensi pers menjelang konser recital Queennara.

The Crown: Musik, Jati Diri, dan Transformasi
Dalam konser The Crown, Queennara membagikan kisahnya, sebuah perjalanan musikal yang ia racik sendiri selama menempuh studi di UIC College of Music. Bertema Empowerment, Elegance, and Emotional Transformation, konser ini menjadi deklarasi jati diri.
“The Crown adalah simbol perjalanan saya sebagai perempuan, seniman, dan individu yang sedang belajar untuk berdiri tegak dengan cerita dan suara sendiri. Ini bukan semata soal status, tetapi tentang keberanian menjadi diri sendiri di dunia yang terus berubah. UIC College bukan hanya memoles saya untuk meraih cita-cita di industri musik, tapi juga membantu mewujudkan impian saya untuk mengembangkan pengetahuan hingga ke luar negeri,” ujar Queennara pada kesempatan tersebut.
Konser ini menjadi puncak pencapaian Queennara selama belajar di UIC College BSD, memperlihatkan dedikasi dan perkembangan artistiknya. Sebelumnya, ia juga memukau publik melalui Junior Recital di ZODIAC Jakarta.
Kini dengan skala yang lebih besar, Queennara menggandeng musisi profesional dari band Asian Beat, serta tampil di hadapan tamu-tamu istimewa seperti produser musik, penyanyi, presenter TV, hingga figur publik dan pelaku industri kreatif lainnya.
Queennara, musisi muda dengan suara kuat, visi jujur, dan pesan berani, membawakan karya-karya musik pilihan yang mencerminkan perjalanan emosional dan kepekaan artistiknya. Dari soft rock ballads, cinematic pop, hingga alternative R&B, seluruh komposisi dikemas dalam aransemen live yang teatrikal dan menyentuh. Gedung Kesenian Jakarta, dengan keanggunan klasik dan akustik superiornya, menjadi panggung yang ideal untuk pertunjukan ini.


Dukungan Penuh dari USG Education
“The Crown bukan sekadar konser. Ini adalah cermin potensi besar generasi muda Indonesia di industri kreatif dunia,” ungkap Adhirama G. Tusin, CEO USG Education. “Melalui kurikulum berbasis industri dan pengalaman belajar dunia nyata, UIC College membekali siswa dengan lebih dari sekadar ijazah, kami membentuk karakter dan kesiapan untuk bersaing secara global.”
Program-program UIC College memang berfokus pada real-world learning: mulai dari produksi musik, kolaborasi profesional, penciptaan karya orisinal, hingga manajemen diri sebagai artis independen. Semua ini diajarkan langsung oleh para praktisi dan mentor berpengalaman.
“Yang membuat recital ini spesial bukan hanya kualitas musiknya, tapi juga keberanian artistiknya. Queennara membuktikan bahwa musik bisa menjadi tempat membagi rasa, ia menyampaikan cerita, emosi, dan refleksi dengan cara yang menyentuh,” ujar Irman F. Saputra, Koordinator Akademik UIC College Musik.
Dengan ribuan alumni yang kini berkiprah di berbagai belahan dunia, USG Education terus menjalankan misinya: membuka akses pendidikan internasional yang terjangkau, berkualitas, dan relevan untuk masa depan. Melalui program seperti TBI, UJC, Uniprep, UIC College, dan Unistart, USG Education membangun ekosistem pembelajaran menyeluruh, dari tingkat dasar hingga universitas luar negeri.
“Kami di UIC College percaya bahwa pendidikan seni bukan hanya tentang teknik, tapi juga tentang karakter, refleksi diri, dan keberanian mengekspresikan suara personal. Queennara adalah bukti nyata bagaimana siswa kami berkembang menjadi seniman yang otentik dan relevan,” tutup Aimee.
Melalui konser seperti The Crown, UIC College of Music menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi seniman Indonesia yang siap menginspirasi dunia melalui karya dan karakter. Karena di sinilah semua mimpi besar bermula.
Mengenai USG Education
Sejak didirikan pada tahun 1994, USG Education terus memberikan siswa akses ke Universitas terkemuka di seluruh dunia. Saat ini USG Education memiliki 4 (empat unit bisnis) yang memiliki fokus terintegrasi dalam penyediaan program Pendidikan Internasional, yaitu:
UNIPREP
Program Foundation Year yang berasal dari UNSW (the University of New South Wales), yang di mana siswa belajar 9 bulan untuk kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang sarjana di UNSW.
Kualifikasi UNSW College Foundation Studies juga sudah diakui di dunia internasional sebagai persyaratan untuk program sarjana, antara lain di Kanada, Selandia Baru, Inggris Raya, Amerika Serikat, Malaysia dan Singapura. Program ini telah memberikan keberhasilan yang cukup besar sejak tahun 1994. Para guru yang berpengalaman dan berdedikasi telah membantu siswa Uniprep mencapai keberhasilan sepanjang tahun.
USG International College (UIC College)
Diluncurkan pada tahun 2006, UIC College berikan program pendidikan yang menggunakan kurikulum Pearson BTEC HND & HNC – Inggris, program UIC-UTS College – Australia, serta American Degree Transfer Program (ADTP) yang dimana disebut dengan University Pathway dan Fast Track Program. Melalui program University Pathway dan Fast Track Program di UIC College siswa dapat menghemat biaya pendidikan kuliah di luar negeri sampai dengan 70%.
Siswa menjalani masa studi di UIC College selama kurang lebih satu sampai dengan dua tahun di Indonesia kemudian melanjutkan ke jenjang sarjana Universitas di Inggris atau di negara-negara terkemuka lainnya.
Program studi UIC College memakai konsep real world learning & industry-based curriculum, dimana para siswa diajak untuk langsung mengenal industri di bidangnya masing – masing, baik belajar dari para praktisi maupun mengerjakan tugas yang berkaitan dengan kebutuhan di industri.
Uniprep Junior College (UJC)
Uniprep Junior College (UJC) adalah program setara Sekolah Menengah Atas dengan kualifikasi Internasional di Jakarta yang menawarkan Sertifikasi Internasional. UJC menekankan pada pengalaman pembelajaran kehidupan nyata dan pengetahuan praktis yang sangat penting dalam tenaga kerja global yang semakin kompetitif.
UJC merupakan program pendidikan yang menjalankan program International General Certificate of Secondary Education (International GCSE) dari Pearson Edexcel (Inggris) dan BTEC Level 2 Program. Setelahnya, para siswa dapat meneruskan studinya ke UIC College atau Uniprep sebelum melanjutkan ke jenjang sarjananya di Universitas luar negeri.
Unistart
Unistart adalah Education Consultant bagi para siswa Indonesia yang ingin melanjutkan kuliah ke luar negeri serta mendapatkan informasi mengenai sekolah-sekolah di luar negeri (Australia, UK dan ataupun USA), Dimana pelayanannya termasuk untuk pengurusan visa, persiapan pre-departure dan lain-lain. Sejak 1994, Unistart telah membantu lebih dari 1.300 siswa dalam mewujudkan mimpinya dengan belajar di universitas terkemuka di seluruh dunia.
Hingga saat ini USG Education telah berhasil meluluskan lebih 5.000 siswa/i yang kini tersebar baik di dalam negeri maupun luar negeri dan berperan aktif di berbagai sektor industri mulai dari sektor pendidikan, keuangan, energi, digital, dunia kreatif, bisnis dan masih banyak sektor lainnya. USG Education telah berkomitmen untuk dapat mewujudkan mimpi siswa/i yang ingin lanjut menuju Overseas Higher Education. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) hanya dapat dilakukan melalui pendidikan yang bermutu dan bertekad untuk melahirkan lebih banyak lagi generasi emas Indonesia yang siap akan tantangan dunia dan mengemas mereka menjadi pemimpin yang tangguh, kompetitif dan dapat mengharumkan nama bangsa.
USG Education diharapkan menjadi solusi dan mitra bagi orangtua dan khususnya para siswa/i dalam memilih universitas terbaik di luar negeri. Dengan jalinan kerjasama yang erat dengan berbagai partner Universitas global, hal ini menjadi satu penunjang yang kuat bagi siswa/i maupun orangtua dalam pemilihan mutu dan kualitas akan Lembaga Pendidikan.
Kunjungi www.usg.education untuk informasi lebih lanjut.
(SPR)

