April 4, 2026
Image default
What's New

Paul Di’Anno Mantan Vokalis Iron Maiden Meninggal Dunia di Usia 66

South Jakarta – Dunia musik rock internasional kembali berduka. Mantan vokalis band heavy metal, Iron Maiden, Paul Andrews atau lebih dikenal dengan Paul Di’Anno, meninggal dunia pada 21 Oktober 2024 di usia 66 tahun. Dalam keterangannya, Conquest Music mengonfirmasi bahwa Di’Anno meninggal di rumahnya di Salisbury setelah “mengalami masalah kesehatan serius dalam beberapa tahun terakhir yang membatasi dirinya untuk tampil di kursi roda”. Belum ada keterangan resmi mengenai meninggalnya Paul Di;Anno.

Kabar duka ini juga disampaikan dalam akun resmi Instagram Iron Maiden, “Kami semua sangat sedih mendengar kabar meninggalnya Paul Di’Anno hari ini. Kontribusi Paul terhadap Iron Maiden sangat besar dan membantu kami untuk melangkah di jalur yang telah kami tempuh sebagai sebuah band selama hampir lima dekade. Kehadirannya sebagai pelopor sebagai vokalis dan vokalis, baik di atas panggung maupun di dua album pertama kami, akan selalu dikenang bukan hanya oleh kami, tetapi juga oleh para penggemar di seluruh dunia. “Sangat menyedihkan dia telah tiada,” komentar Steve Harris. “Saya baru saja menghubunginya baru-baru ini karena kami saling berkirim pesan tentang West Ham dan pasang surutnya. Setidaknya dia masih manggung sampai baru-baru ini, itu adalah sesuatu yang membuatnya terus bertahan, untuk tampil di sana kapan pun dia bisa. Dia akan dirindukan oleh kami semua. Beristirahatlah dengan tenang kawan ⚒⚒.” Kami sangat bersyukur memiliki kesempatan untuk bertemu beberapa tahun yang lalu dan menghabiskan waktu bersamanya sekali lagi. Atas nama band, Rod dan Andy, dan seluruh tim Iron Maiden, kami menyampaikan simpati terdalam kami kepada keluarga dan teman dekat Paul. Beristirahatlah dalam damai, Paul.”

Paul Di’Anno lahir pada 17 Mei 1958 di Inggris. Karena ayahnya yang berasal dari Brasil, Di’Anno memegang kewarganegaraan ganda Inggris dan Brasil. Ia menghabiskan masa remajanya dengan bernyanyi di berbagai band rock dan bekerja sebagai tukang daging di Station Road dan sebagai koki di hotel dan restoran. Nama Paul Di’Anno mulai dikenal ketika ia bergabung dengan band Iron Maiden di akhir tahun1970-an. Awalnya Paul diperkenalkan ke band tersebut oleh drummer Doug Sampson, seorang teman lama bassist dan pendiri Iron Maiden, Steve Harris dari hari-harinya di band Smiler. Sekitar waktu inilah ia pertama kali mengadopsi nama panggung Di’Anno, yang kemudian ia gunakan untuk mengklaim keturunan Italia. Audisi pertama mereka dengan Rod Smallwood konon gagal ketika Di’Anno ditangkap karena memamerkan pisau sakunya di depan umum. Bersama Iron Maiden, Paul Di’Anno merilis dua album studio yaitu ‘Iron Maiden’ di tahun  1980 dan ‘Killers’ di tahun1981.

Namun sayangnya kebersamaan Paul dengan Iron Maiden hanya seumur jagung. Iron Maiden kemudian memutuskan bahwa untuk maju mereka harus menemukan penyanyi yang mampu melakukan tur. Mereka menemukan penggantinya, yaitu mantan vokalis Samson, Bruce Dickinson. Pertunjukan terakhir Di’Anno bersama band tersebut adalah pada tanggal 10 September 1981 di Odd Fellow’s Mansion di Kopenhagen, Denmark. Pada tahun 1981, Di’Anno meninggalkan Iron Maiden setelah bertemu dengan band tersebut dan manajer mereka, Rod Smallwood. Paul Di’Anno kemudian bergabung dengan beberapa band termasuk Di’Anno, Gogmagoz, Battlezone dan yang paling lumayan dikenal, Killers.

Pada bulan Desember 2022, Di’Anno menghabiskan waktu di Split, Kroasia untuk merekam album dengan proyek barunya yang disebut WARHORSE. Band ini dibentuk awal tahun itu oleh Di’Anno dan dua gitaris/penulis lagu, Hrvoje Madiraca dan Ante “Pupi” Pupačić. LP yang dihasilkan tersedia pada bulan Juli 2024 di bawah bendera PAUL DI’ANNO’S WARHORSE. Paul juga merenungkan pertemuannya baru-baru ini dengan penyanyi yang menggantikannya di Iron Maiden, Bruce Dickinson, di Kroasia. Bruce, yang sedang mempromosikan album solo barunya, “The Mandrake Project”, tampil bersama band solonya pada tanggal 13 Juli di Hala Zagreb di Zagreb, tempat Di’Anno menjalani perawatan setelah menjalani operasi lutut.

Paul berkata: “[Percakapan kami] bersifat pribadi, jadi saya tidak akan membahasnya lagi. Semua orang mengira kami saling membenci, itu omong kosong. Itulah pers. Namun, kami sudah saling kenal, jelas, sejak ia masih di Samson dan seterusnya. Jadi, ya, semuanya baik-baik saja.”

Related posts

BTS Umumkan Rilis Album Analog ‘WAKE UP’, Gelar Listening Party 20 Juni 2024

AQK

Nadhif Basalamah Cerita Kehidupan Yang Bergerak di Single “Bergema Sampai Selamanya”

AQK

Jaka Hidayat (BIP), Sosok Drummer Dibalik Lagu-lagu Hits

Angga Foster

Leave a Comment