South Jakarta – Rapper dan penyanyi dengan empat nominasi AMI Awards Laze resmi mengumumkan showcase-nya AGAR DIGDAYA yang akan diadakan pada 12 Mei 2024 di Blok M, Jakarta Selatan.
Gelaran ini diselenggarakan untuk merayakan album terbarunya, ‘DIGDAYA’, yang dirilis jelang akhir tahun lalu. Laze akan membawakan beberapa lagu dari album ketiganya ini untuk pertama kalinya secara live dengan instrumentasi band lengkap, memberikan suguhan istimewa bagi para pendengar setia sekaligus kesempatan untuk menikmati energi dari lagu-lagu terjujur yang pernah ditulisnya secara langsung.

Dibuka oleh dua rapper favorit pendengar sekaligus kolaborator lama Laze, ShotgunDre (Onar) dan Dzulfahmi, AGAR DIGDAYA akan menampilkan keseluruhan album DIGDAYA secara penuh. Beberapa trek seperti single “Tanpa Perayaan” (feat. Dzulfahmi & Randslam) dan “Merah Muda Biru” (feat. Liam Amadeo) digadang-gadang akan menghadirkan suasana panas pada panggung indoor Krapela, Blok M yang siap digempur oleh para penikmat musik Laze—serta siapapun yang menjadikan ke-13 trek pada album ini sebagai soundtrack perjuangan melawan naik turunnya kehidupan sambil meneguhkan jiwa.
Buas dan powerful, album ‘DIGDAYA’ merupakan kanvas ekspresi seluruh pikiran dan perasaan paling raw yang pernah kita saksikan dari Laze. Album ini disertai dengan full album visualizer karya kolaborasinya bersama sutradara muda Kariim Risyad. Mengisahkan perjalanan dan perkelahian batin yang dilalui untuk melepaskan beban masa lalu, visualizer ini memperlihatkan upaya Laze menjelajahi kehidupan yang tak selalu mulus demi mencapai digdaya—kesaktian penuh dan kondisi tak terkalahkan.
Sebagai salah satu rapper terdepan tanah air, tahun 2023 menjadi saksi bagi sejumlah pergerakan baru dari Laze, termasuk penampilan penutup tahun di FLAVS, live performance di atas panggung NBA Finals Fest by NBA Indonesia, serta peluncuran kanal berita Sandpaper105 bersama rekan-rekan pelaku dan penikmat hip-hop Indonesia. Tahun ini, Laze kembali siap untuk mendobrak pintu-pintu baru dengan menghadirkan sisi terliarnya—agar digdaya.
Nantikan berita terbaru dari Laze segera dan pesan tiket showcase AGAR DIGDAYA yang tersedia dalam jumlah terbatas di sini.

TENTANG LAZE
“Anak Tengah” Hip Hop Indonesia Laze aktif di dunia rap sejak masih kecil pada akhir tahun 2000-an, namun baru memutuskan untuk mengejar karir profesionalnya pada tahun 2015. Oleh karena itu, ia menjadi “Anak Tengah” yang mewakili dua generasi dan konsep seorang rapper di Indonesia, menjadi MC yang sangat dihormati dengan kemampuan lirik dan freestyle yang tajam, sekaligus penulis lagu dan produser hebat yang menciptakan lagu-lagu hip hop klasik modern.
Laze merupakan salah satu sosok yang memimpin era “renaissance” Hip Hop Indonesia dengan album studio debutnya, Waktu Bicara, pada tahun 2018, yang menghasilkan single-single utama seperti “Mengerti (feat Ayub Jonn)”, “Budak”, dan “Peringatan”. Setelah mendapat pujian kritis untuk Waktu Bicara, Laze melanjutkan dengan merilis album studio keduanya, Puncak Janggal, pada tahun 2020, di tengah pandemi. Ia mengambil langkah terbaik dari situasi tersebut dengan mencari cara-cara baru untuk berkampanye dan memasarkansecara online. Salah satu metodenya adalah dengan mengadakan konser online sebagai showcase untuk album tersebut dan kemudian merilis rekaman konser tersebut sebagai proyek tersendiri yang diberi judul Panggung Janggal.
(SPR)

