South Jakarta – Membuka babak baru dalam perjalanan musikalnya, Renesmee resmi kembali dengan format terbarunya lewat perilisan single bertajuk “Bulan Sembilan”. Dibangun dengan balutan aransemen power pop yang emosional, lagu ini menjadi karya yang lahir dari pengalaman sangat personal, menceritakan tentang harapan, keberanian membuka hati, dan titik balik dari sebuah trauma asmara.
“Bulan Sembilan” diangkat dari kisah nyata Efrat yang menemukan kembali cinta tepat pada bulan September. Momen magis tersebut terjadi di tengah hiruk-pikuk festival musik “Pestapora”, ketika kehadiran seseorang berhasil meruntuhkan dinding trauma yang selama ini menutupi hatinya.
“Bulan Sembilan itu jadi simbol mengagumi seseorang dan memberikan harapan baru dari trauma hati. Gue melihat posisi gue di lagu ini menggambarkan seseorang yang ingin mencoba keluar dari zona ketakutan atas trauma dalam hubungan. Lewat lagu ini, gue ingin menggambarkan sebuah keberanian untuk membuka ruang baru untuk sosok yang mampu membuat gue kagum dari sifat dan perilakunya,” ungkap Efrat.
Gagasan mengenai kekaguman terhadap sifat dan tutur kata seseorang menjadi benang merah utama dalam lagu ini, yang tertuang jelas pada lirik “Terkagum pada indah tuturmu”. Efrat menjelaskan bahwa obrolan demi obrolan yang terjalin menumbuhkan rasa kagum yang luar biasa hingga akhirnya mereka membangun hubungan bersama.

Melalui penggalan lirik “Kisah kita awal untuk selamanya,” ia mengabadikan perasaannya dengan harapan bahwa awal yang baik ini akan terus bertahan selamanya sebuah perasaan yang relevan bagi siapa saja yang mencintai pasangannya dengan tulus.
Dari segi musikalitas, proses produksi “Bulan Sembilan” mempertemukan Efrat dengan Romano Jaya yang duduk di kursi produser. Lagu ini berkembang secara organik; berawal dari demo sederhana yang hanya menggunakan gitar akustik, kemudian berevolusi menjadi konsep full band yang bertenaga. Seluruh proses workshop, penulisan lirik, hingga rekaman dilakukan di Firefly Records, yang menjadi ruang berbagi sekaligus pusat aktivitas kreatif mereka. Semangat kolektif di studio inilah yang akhirnya mematangkan lahirnya “Bulan Sembilan”.
Bagi Efrat, aransemen power pop yang dipilih merupakan representasi dari semangat perjuangan dalam cinta. “Ini adalah posisi di mana kita memahami bahwa kita punya perasaan yang membuat kita terus berjuang. Di lagu ini, kami menerjemahkannya menjadi pemahaman bahwa sekarang pasangan kitalah yang menjadi akar penopang, dan selamanya bersama mereka adalah cara paling indah untuk menikmati dunia dan seisinya.”
Untuk menerjemahkan cerita ini ke dalam medium visual, Renesmee menggandeng Andika Tegar sebagai Video Director sekaligus Editor untuk mengembangkan identitas visual “Bulan Sembilan”.
Single “Bulan Sembilan” sudah dapat didengarkan di seluruh platform musik digital. Sementara itu, video musik resmi dari “Bulan Sembilan” akan dirilis secara bertahap dan dijadwalkan tayang perdana di kanal YouTube Firefly Records Studio pada 29 September 2026, sepekan setelah perilisan audionya di layanan streaming.
(SPR)

