June 16, 2026
Image default
What's New

Sex Pistols Feat Frank Carter Umumkan Rangkaian Tur ’50 Year of Punk-Anarchy in the UK’

South Jakarta – Band punk rock legendaris, Sex Pistols, mengumumkan 50 tahun punk dengan serangkaian pertunjukan bertajuk ‘Anarchy in the UK’ di musim dingin ini. Sex Pistols dengan formasi Steve Jones (gitarI), Paul Cook (drums) dan Glen Matlock (bass) ditambah vokalis Frank Carter, akan memulai tur ini  di bulan Desember akan meliputi Dublin (3 Arena, 7 Desember), Edinburgh (Corn Exchange, 9 Desember), Glasgow (O2 Academy, 10 Desember), London (Brixton Academy, 18 Desember) dan London (Eventim Apollo, 20 Desember). Seperti diketahui, vokalis asli Sex Pistols, John ‘Johnny Rotten’ Lydon menolak untuk bergabung kembali dengan band setelah terjadi serangkaian perselisihan dalam beberapa tahun terakhir.

50 tahun lalu yaitu pada 1976 Sex Pistols memulainya dengan memainkan serangkaian pertunjukan, menyebabkan kekacauan di kota asal mereka, London, di tempat-tempat legendaris seperti The Marquee, The 100 Club, The Nashville, dan sebuah pertunjukan tetap di klub strip El Paradiso sebelum berkeliling Inggris untuk menyebarkan ajaran baru tersebut. Musik yang membakar dan kekacauan pun terjadi, dan pada bulan Mei mereka memasuki studio untuk merekam lagu-lagu pertama dari album legendaris mereka “Never Mind The Bollocks, Here’s The Sex Pistols”.

Konser mereka pada 4 Juni di Lesser Free Trade Hall, Manchester, dan konser kedua beberapa minggu kemudian, menginspirasi personil band-band ternama seperti Jpy Division, New Order, The Smiths, The Fall sampai Buzzcocks untuk membentuk band. Pada acara 100 Club Punk Special yang legendaris di bulan September di tahun 1976, Sex Pistols memimpin sebuah gerakan. Pada bulan Oktober, musik underground menjadi mainstream, dengan menandatangani kontrak dengan EMI, band ini merilis “Anarchy In The UK”, yang menangkap kemarahan satu generasi.

Drummer Paul Cook mengenang tahun pertama itu: “Rasanya seperti serangan komando. Saya rasa bahkan banyak tempat yang tidak tahu kami akan bermain di sana. Kami hanya datang dan menyiapkan peralatan. Itu semua adalah proses pembelajaran bagi kami — tampil di sana dan bermain secara langsung — kami belajar sambil bekerja, Dengan ‘Anarchy’, saya rasa kami berhasil menangkap perasaan keresahan di seluruh negeri saat itu. Pesannya cukup sederhana — cobalah dan lakukan apa pun yang ingin Anda lakukan. Itu adalah dunia baru.”

SEX PISTOLS feat. Frank Carter – Tur “Anarchy In The U.K.” 2026:

7 Desember – 3 Arena – Dublin
9 Desember – Corn Exchange – Edinburgh
10 Desember – O2 Academy – Glasgow
18 Desember – Brixton Academy – London
20 Desember – Eventim Apollo – London

Tiket mulai dijual umum pada hari Jumat, 27 Februari pukul 9 pagi.waktu setempat.

 

Related posts

elijah woods Rilis “losing a friend” Jelang Membuka Konser Niall Horan

AQK

Padi Reborn, Boomerang Reload dan PWG Sukses Panaskan Pestapora 2024 Day 1

AQK

GIGI Rayakan 30 Tahun Gelar Konser Bertajuk GIGINFINITY

AQK

Leave a Comment