May 26, 2026
Image default
Event & Community

Sigit Wardana Sukses Bawa Keseruan di Luis Lounge, Harmonie Exchange Mall, Jakarta

South Jakarta – Solois dan vokalis band Base Jam, Sigit Wardana, sukses menghibur para pengunjung dan tamu Luis Lounge, Harmonie Exchange Mall, Jakarta pada hari Minggu, 29 September 2024 lalu. Acara yang bertajul ‘A Night To Remember with Sigit Wardana’ tersebut, tampil bersama Black Coffee Band membawakan beberapa karyanya dan juga beberapa lagu cover. Sekitar pukul 9 malam, Black Coffee membuka penampilan dengan lagu-lagu classic rock seperti “Proud Mar” dari Creedence Clearwater Revival (CCR) dan “The Ballad of John and Yoko” The Beatles. Setelahnya itu barulah kemudian muncul ke panggung yang paling ditunggu-tunggu, Sigit Wardana.

‘Selamat malam Luis Lounge!” sapa Sigit Wardana kepada pengunjung yang hadir. Sigit kemudian membuka penampilan dengan ‘Selepas Kau Pergi” yang pernah dipopulerkan band La Luna yang disambut tepuk tangan meriah.. Tanpa jeda, Sigit melantunkan lagu hits milik almarhum Chrisye, “Kala Cinta Menggoda” membuat penonton ikut bernyanyi bersama. Barulah Sigit Wardana membawakan lagu karyanya yang diambil dari EP solonya yang dirilis beberapa waktu lalu, “Kisah Hidup Bapak-Bapak”. Sebagai sajian selanjutnya, Sigit Wardana kembali membawakan lagu karya teranyarnya yang baru rilis bertajuk “Aku Kuat, Kau Hebat”. Menjelang akhir pertunujukan, para penonton yang datang meminta Sigit membawakan juga lagu dari Base Jam. Akhirnya ‘A Night To Remember with Sigit Wardana’ ditutup dengan lagu “Bukan Pujangga” membuat seluruh penonton ikut bernyanyi dan bahkan sambil berfoto bersama.

Sigit Wardana bersama Black Coffee ( foto : QB )

 

Henny Susanti ( foto : QB )

 

Ditemui usai tampil Sigit Wardana mengungkapkan tentang acara malam itu, “Malam ini seperti manggung biasanya aja, dinikmati aja, enjoy aja yang penting bisa menghibur teman-teman yang datang ke Luis Lounge, bisa nyanyi-nyanyi bareng, seru-seruan aja. Kebiasaan gue udah  kasih song list dan aransemen tinggal kasih aja band yang ngiringin, jadi gak pake latihan. Sementara mengenai tema yang diangkat ‘Night To Remember’, Sigit kembali mencoba mengingat keseruan di tahun 90-an, “Paling seru ingat yang susah-susahnya, kaya dulu nelpon aja susah, kayak ke temen atau gebetan.dulu harus nelpon dari rumah atau dari rumah teman. Dulu Base Jam kalau lagi tur jaman itu, kita selalu minta hotel yang sebelahnya ada Wartel (Warung Telepon), ridersnya gtu. Kalo gak dapet yah jadi uring-uringan. Akhirnya jadi lagu judulnya “Rindu”.

Sementara Henny Susanti selaku pemilik Luis Lounge, menjelaskan bahwa acara malam itu juga sekaligus  menandai dibukanya coffe shop yang berkembang menjadi restoran juga, “Sebenarnya Luis Lounge bukan baru. Kami sudah ada dari tahun 2013 tapi lokasi kami waktu itu di Garding Serpong. Dari Serpong sekitar  tahun lamanya dan cafe kami lebih dikenal sebagai cafenya para musisi legend. Karena seringnya musisi legend tampil di tempat kami. Sering kami bikin acara terutama acara konser.”

Related posts

Main-Main di Cipete Makin Seru Bersama Letter El, Journey of Nara, The Sanubary, Nahla Band dan Bleu Sunday

Qenny Alyano

Pasha Chrisye, Audi Kirana dan Nadaskana Ramaikan Gelaran ‘Main-Main di Cipete’

AQK

Pestapora Pertamina Fastron 2024 Siap Digelar Weekend Ini Begini Update Terbaru

AQK

Leave a Comment