September 13, 2026
Image default
Hot Releases

Temarram Merilis Album Penuh Perdana ‘Antara Angkara’

South Jakarta – Perjalanan dalam Antara Angkara dimulai melalui “Dan Kau Terlunta”, yang menggambarkan penyesalan atas ambisi yang perlahan menghancurkan kehidupan. Mimpi-mimpi yang terpaksa dirampas oleh rutinitas dituangkan dalam “Reruntuh”, sementara “Aksioma (feat. Gerry Laini Fauzi)” menyuarakan amarah dari sebuah hubungan dan perpisahan. Melalui “Pusara”, perjalanan tersebut berbalik menjadi kesadaran bahwa kita memasung diri pada petaka yang kita ciptakan.

Perenungan berlanjut melalui “Tak Tergenggam”, yang berbicara tentang kehidupan hanya dapat dimiliki sebagian orang. “Semesta Semesta” kemudian menjadi sepercik harapan di antara segala yang telah runtuh, sebelum “Afeksi dan Mati (feat. Otong Koil)” membawa kita kembali bersimpuh pada realita. Album ini ditutup oleh “Pengakhiran Permulaan”, tentang penerimaan bahwa setiap akhir akan membuka sebuah permulaan baru.

Temarram mempercayakan Pandu Fuzztoni sebagai produser sekaligus kolaborator untuk menerjemahkan berbagai ide. Pendekatan yang digunakan pun lebih lepas dari batas-batas sebelumnya, tanpa meninggalkan karakter Temarram.

Eksplorasi dalam Antara Angkara turut diwujudkan melalui kolaborasi dengan sejumlah musisi yang membawa karakter berbeda ke dalam album.

Otong Koil dengan karakter mencekamnya hadir memberikan kegetiran mendalam pada “Afeksi dan Mati”, sementara Gerry Lainil Fauzi dari Dirty Ass membawa seruan amarah ke dalam “Aksioma” dengan teriakan energetik khasnya. Pandu Fuzztoni juga turut mengambil bagian lewat isian gitar penuh noise sebagai twist dalam “Pengakhiran Permulaan.”

Untuk karya sampul album, Temarram bekerja sama dengan Suvi Karjalainen, seniman asal Finlandia.

 

Temarram ( foto : istimewa )

Suvi menerjemahkan Antara Angkara sebagai sebuah ruang tempat bersimpuh. Sebuah gambaran yang terasa dekat dengan isi albumnya: manusia yang berhenti sejenak di hadapan segala sesuatu yang telah runtuh, tanpa benar-benar tahu apa yang harus dilakukan setelahnya.

 

Tentang Temarram

Terbentuk pada 2021, Temarram menjadikan musik sebagai katarsis atas sisi rapuh kehidupan. Mereka telah merilis EP Montase pada 2022, Selubung Abadi pada 2023, serta single “Pusara” pada 2025.

Antara Angkara menjadi album penuh pertama Temarram sekaligus penanda perjalanan baru mereka. Melalui album ini, Temarram menemukan napas baru di antara reruntuhan kehidupan.

 

Cover Artwork Album

 

Antara Angkara Album Credits:

Tracklist

Dan Kau Terlunta

Reruntuh

Aksioma (Feat. Gerry Lainil Fauzi)

Pusara

Tak Tergenggam

Semesta Semesta

Afeksi dan Mati (Feat. Otong Koil)

Pengakhiran Permulaan (Feat. Pandu Fuzztoni)

 

Written by Regga Prakarso, M A Tanthowi (Pengakhiran Permulaan)

Lyrics by M A Tanthowi, Sherina Redjo

Arranged by Regga Prakarso, Pandu Fuzztoni, M A Tanthowi, Sherina Redjo, Lingga Mughni (Tak Tergenggam)

 

Produced by Pandu Fuzztoni

Featured Artists Gerry Lainil Fauzi, Otong Koil, and Pandu Fuzztoni

Contribute Artists Arya Ditiar (Drums on Dan Kau Terlunta, Reruntuh, and Afeksi dan Mati), John Tampubolon (Guitar on Reruntuh), Pandu Fuzztoni (Guitar on Pusara and Aksioma, Drum on Aksioma and Semesta Semesta, Backing Vocal on Pusara)

 

Mixed & Mastered by Pandu Fuzztoni

Recorded by Jati Seno at Starlight Studio, Pandu Fuzztoni at Fuzztoni Labs & Tonalwerks

Artwork by Suvi Karjalainen

(SPR)

.https://youtu.be/I_90TAx3gaw?si=t1GVWwu0P63cGvAZ

Related posts

Aurla Cerita Pengalaman Di’ghosting’ di Single “Gantung Aku”

AQK

Jessie J Luncurkan Single Baru “Living My Best Life,” Hadirkan Nuansa 80-an

AQK

Unit Alternatif Punk Surabaya AFTRMTH Rilis Single “Takkan Pernah Padam”

AQK

Leave a Comment