April 16, 2026
Image default
Event & CommunityWhat's New

The Smashing Pumpkins Umumkan Jadwal Konser di Jakarta Oktober 2025

South Jakarta -Band rock alternative asal Chicago, Amerika Serikat, The Smashing Pumpkins, mengumumkan jadwal konser mereka di Indonesia pada 3 Oktober 2023 mendatang. Kabar tersebut diunggah di akun Instagram resmi band yang terbentuk pada tahun 1991 tersebut.

“Jakarta, Indonesia baru saja dimasukkan dalam tur Rock Invasion 2025. Pre-sale artis : Kamis, 10 Mei 2025 waktu setempat.”

Seperti diumumkan, konser band yang menyisakan personil asli Billy Corgan (vokal/gitar), James Iha (gitar) dan Jimmy Chamberlain (drums) merupakan bagian tur Rock Invasion yang dimulai pada 15 September di Nagoya, Jepang dan berakhir di Sakhir, Bahrain pada 7 Oktober 2025. Sebelumnya, The Smashing Pumpkins telah mengumumkan penampilan mereka di F1 Singapura. Belum ada informasi resmi mengenail harga tiket konser The Smashing Pumpkins mendatang.

Terbentuk pada tahun 1988, The Smashing Pumpkins merilis album perdana ‘Gish’ pada tahun 1991 dan  diterima dengan baik oleh para kritikus dan menjadi sukses di ranah bawah tanah. Pada awal munculnya terobosan arus utama rock alternatif, album kedua mereka, ‘Siamese Dream’ (1993), memantapkan popularitas band ini. Meskipun proses rekamannya penuh gejolak, album ini mendapat pujian luas dan dipuji sebagai salah satu album terbaik dalam genre tersebut. Album ketiga mereka, ‘Mellon Collie and the Infinite Sadness: (1995), semakin mendongkrak popularitas band ini; album ini memulai debutnya di puncak Billboard 200, menerima sertifikasi Diamond dari Recording Industry Association of America (RIAA), dan melanjutkan kesuksesan kritis band ini. Setelah merilis ‘Adore’ (1998) dan proyek dua bagian pada tahun 2000, ‘Machina and Machina II’, grup ini bubar karena konflik internal, penggunaan narkoba, dan penjualan yang menurun pada akhir tahun 1990-an.

Dengan 30 juta album terjual di seluruh dunia, The Smashing Pumpkins merupakan salah satu band yang paling sukses secara kritis dan komersial pada tahun 1990-an, dan merupakan bagian penting dalam memopulerkan rock alternatif.

Pada tahun 2006, Billy Corgan dan Jimmy Chamberlin berkumpul kembali untuk merekam album ketujuh band tersebut, ‘Zeitgeist’. Setelah melakukan tur sepanjang tahun 2007 dan 2008 dengan formasi termasuk gitaris baru Jeff Schroeder, Chamberlin meninggalkan band pada awal tahun 2009. Kemudian pada tahun itu, Corgan memulai seri rekaman baru dengan formasi musisi bergilir berjudul ‘Teargarden by Kaleidyscope’, yang mencakup singel mandiri, rilisan EP, dan dua album penuh yang juga termasuk dalam cakupan proyek—’Oceania’ pada tahun 2012 dan ‘Monuments to an Elegy’ pada tahun 2014. Chamberlin menjadi anggota tur pada tahun 2015, sebelum resmi bergabung kembali dengan Iha pada tahun 2018. Formasi yang bersatu kembali kemudian merilis album ‘Shiny dan Oh So Bright, Vol. 1 / LP: No Past. No Future. No Sun’. (2018) dan ‘Cyr’ (2020), selain Atum: A Rock Opera in Three Acts dalam tiga tahap antara tahun 2022 dan 2023. Schroeder keluar dari band pada bulan Oktober 2023. Setelah kepergian Schroeder, anggota band yang tersisa merilis ‘Aghori Mhori Me’i (2024).

Related posts

Simple Plan Rayakan 25 Tahun Siap Hadirkan Film Dokumenter Bersama Prime Video

AQK

Amyl and the Sniffers Rilis Single Baru “Jerkin” Dari Album ‘Cartoon Darkness’ 

AQK

Sukses Konser di Jakarta, Foo Fighters Rilis EP Live Kejutan ‘Are Playing Where??? Vol. 1’

Qenny Alyano

Leave a Comment