September 22, 2026
Image default
Editor's PicksEvent & CommunityWhat's New

The Weeknd Buka Babak Terakhir ‘After Hours Til Dawn’ Stadium Tour di Asia

South Jakarta – Superstar global peraih sertifikasi Diamond, The Weeknd, membuka babak terakhir dari tur stadion fenomenalnya, After Hours Til Dawn Stadium Tour, dengan dua pertunjukan berturut-turut di Belluna Dome, Tokyo, Jepang, pada 19 dan 20 September. Pertunjukan tersebut sekaligus menandai dimulainya rangkaian tur Asia untuk pertama kalinya.

Dengan total 17 pertunjukan, rangkaian Asia ini menjadi babak terakhir dari After Hours Til Dawn Stadium Tour sekaligus kesempatan terakhir bagi para penggemar untuk menyaksikan produksi konser tersebut sebelum tur bersejarah ini berakhir.

Pada malam pembukaan, The Weeknd menghadirkan Yoko Takahashi dalam penampilan spesial membawakan lagu ikoniknya, “A Cruel Angel’s Thesis”, yang dikenal sebagai lagu pembuka anime Neon Genesis Evangelion. Pertunjukan di Tokyo juga menjadi momen debut lagu baru The Weeknd yang menampilkan Takahashi, lengkap dengan visual pertunjukan karya Yoko Taro yang memadukan elemen dari NieR dan Neon Genesis Evangelion.

Dalam pertunjukan berdurasi sekitar dua jam tersebut, The Weeknd membawakan sejumlah lagu populernya, termasuk “Popular”, “One of the Girls”, “Less Than Zero”, “Out of Time (with Tomoko Aran)”, “Kiss Land”, “Blinding Lights”, dan sejumlah lagu lainnya.

Duo hip-hop Jepang Creepy Nuts serta DJ Jepang ternama ¥ØU$UK€ ¥UK1MAT$U turut tampil dalam pertunjukan pembuka dan akan menjadi special guests pada sejumlah tanggal sepanjang rangkaian tur Asia.

Rangkaian tur Asia ini menghadirkan sejumlah elemen produksi yang dibuat melalui kolaborasi dengan seniman dan desainer ternama Jepang. Di tengah panggung berdiri sebuah patung berskala besar karya seniman Jepang Hajime Sorayama dengan tinggi sekitar 12 meter atau 40 kaki. Ukurannya lebih dari dua kali lipat dibandingkan patung yang digunakan pada rangkaian tur sebelum 2026, sekaligus menjadi karya seni rupa yang dibuat khusus dengan ukuran terbesar yang pernah dihadirkan dalam sebuah produksi konser live.

Patung tersebut dipahat secara manual dari busa polistirena oleh para pengrajin Jepang di Toyama, kemudian diberi lapisan warna emas menggunakan beberapa lapisan cat aluminium berkilau tinggi. Bagian mata patung dilengkapi pencahayaan laser, sementara efek asap keluar dari telapak tangannya, menjadikannya salah satu elemen visual utama dalam pertunjukan.
Produksi ini juga menampilkan karya seniman kontemporer Jepang Tetsuya Nakamura, yang menciptakan topeng yang dikenakan The Weeknd di atas panggung. Kolaborasi keduanya telah berlangsung sejak 2023, ketika Nakamura merancang topeng, mikrofon, dan penyangga mikrofon berwarna krom perak. Kolaborasi tersebut kemudian berkembang dengan menghadirkan topeng dan armor yang dirancang bersama Sorayama. Untuk tur 2026, Yohji Yamamoto POUR HOMME juga menciptakan sejumlah busana panggung khusus untuk The Weeknd, semakin memperkuat sentuhan seni dan desain Jepang dalam babak terakhir produksi After Hours Til Dawn.

 

Credit- Sebastian Nagy 

 

Pertunjukan pembuka di Tokyo menjadi bagian dari rangkaian aktivitas yang menyambut kembalinya The Weeknd ke Jepang untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun. Menjelang tur, The Weeknd tampil di empat sampul GQ Asia. Dalam wawancara tersebut, ia mengungkapkan bahwa dirinya tengah mengerjakan versi remaster dari album debutnya yang terinspirasi oleh Jepang, Kiss Land (2013). Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk berhenti bermusik dengan menyatakan, “The Weeknd isn’t going anywhere.”
Di Tokyo, pop-up store After Hours Til Dawn menjadi takeover tiga lantai pertama yang pernah digelar di Universal Music Store Harajuku. Pop-up tersebut menghadirkan merchandise eksklusif, instalasi tur, rilisan musik khusus, serta koleksi After Hours Til Dawn yang dirancang oleh Yoshitaka Amano. Sebuah kereta Seibu Railway yang dihiasi visual tur dan karya Amano juga beroperasi di seluruh kota untuk turut merayakan kembalinya The Weeknd ke Jepang.

Pada 18 September, Tokyo Tower diterangi dengan warna hijau khas Kiss Land untuk menyambut The Weeknd menjelang dua pertunjukannya yang telah terjual habis di Belluna Dome. Rangkaian tur Asia ini melanjutkan kesuksesan rangkaian tur Eropa dan Inggris 2026 yang baru saja berakhir, yang meraup pendapatan lebih dari US$345 juta dan dihadiri lebih dari 2,3 juta penggemar dalam 42 pertunjukan sepanjang musim panas ini. Sepanjang rangkaian tersebut, tur ini juga mengumpulkan lebih dari US$2,2 juta dalam bentuk donasi untuk United Nations World Food Programme (WFP) dan Global Citizen. After Hours Til Dawn Stadium Tour juga menempati posisi teratas Billboard July Boxscore dengan pendapatan lebih dari US$120 juta dan penjualan hampir 900.000 tiket hanya dalam satu bulan, Juli 2026.

Sejak dimulai pada 2022, After Hours Til Dawn Stadium Tour telah menyambangi Amerika Utara, Eropa, Inggris, Amerika Latin, dan Australia, termasuk kembali menggelar pertunjukan di hampir seluruh wilayah tersebut untuk kedua kalinya. Babak terakhir ini menjadi rangkaian tur pertama The Weeknd di Asia, membawa produksi After Hours Til Dawn kepada para penggemar di kawasan tersebut untuk pertama kalinya.
Tahun lalu, tur ini mencatat pendapatan global lebih dari US$1 miliar setelah penambahan jadwal 2026 di Eropa, Inggris, dan Amerika Latin. Dengan lebih dari 7,5 juta tiket terjual dari 153 pertunjukan, After Hours Til Dawn menjadi tur dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa oleh solois pria.

 

Credit- Sebastian Nagy

 

Setelah Tokyo, After Hours Til Dawn Stadium Tour akan berlanjut ke Jakarta pada 26 dan 27 September di Jakarta International Stadium (JIS), sebelum melanjutkan perjalanan ke Singapura, Seoul, Bangkok, Hong Kong, dan Kuala Lumpur. Awalnya diumumkan dengan 11 pertunjukan stadion, rangkaian tur Asia ini kemudian berkembang menjadi 17 pertunjukan karena tingginya antusiasme penggemar. Rangkaian tersebut mencakup tiga malam di Bangkok, empat malam di Hong Kong, serta beberapa pertunjukan di setiap kota lainnya.

Sebagai bagian dari After Hours Til Dawn 2026 Tour, The Weeknd melanjutkan kemitraannya dengan Global Citizen untuk mendukung akses terhadap pendidikan berkualitas bagi anak-anak di seluruh dunia melalui FIFA Global Citizen Education Fund. Ia juga melanjutkan kemitraan jangka panjangnya dengan United Nations World Food Programme (WFP). Dana yang terkumpul akan mendukung XO Humanitarian Fund serta upaya WFP dalam merespons krisis kelaparan global.

Jadwal The Weeknd After Hours Til Dawn Stadium Tour – Asia
Sabtu, 19 September — Tokyo — Belluna Dome *^
Minggu, 20 September — Tokyo — Belluna Dome ^
Sabtu, 26 September — Jakarta — Jakarta International Stadium ^
Minggu, 27 September — Jakarta — Jakarta International Stadium ^
Jumat, 2 Oktober — Singapura — National Stadium *
Sabtu, 3 Oktober — Singapura — National Stadium *
Rabu, 7 Oktober — Seoul — Goyang Stadium *
Kamis, 8 Oktober — Seoul — Goyang Stadium *
Minggu, 11 Oktober — Bangkok — Rajamangala Stadium *
Senin, 12 Oktober — Bangkok — Rajamangala Stadium *
Selasa, 13 Oktober — Bangkok — Rajamangala Stadium *
Sabtu, 24 Oktober — Hong Kong — Kai Tak Stadium
Minggu, 25 Oktober — Hong Kong — Kai Tak Stadium
Jumat, 30 Oktober — Hong Kong — Kai Tak Stadium
Sabtu, 31 Oktober — Hong Kong — Kai Tak Stadium
Rabu, 4 November — Kuala Lumpur — TM Stadium National *^
Kamis, 5 November — Kuala Lumpur — TM Stadium National *^
* Bersama Creepy Nuts
^ Bersama ¥ØU$UK€ ¥UK1MAT$U

The Weeknd After Hours Til Dawn Stadium Tour – Jakarta

Venue
Jakarta International Stadium
Show Dates
Saturday and Sunday, September 26 and 27, 2026
Ticket Status
On sale now, limited availability
Concert Website
theweekndinjakarta.com
Ticket Prices
IDR 950,000 (CAT 6A/B) to IDR 12,700,000 (Ultimate VIP)

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs resmi theweekndinjakarta.com, www.temgmt.com dan Instagram @temgmt.

Credit- Sebastian Nagy

 

Tentang THE WEEKND
The Weeknd adalah artis peraih multi-platinum dan sertifikasi 7x Diamond yang telah membentuk ulang aliran R&B dan pop, menjadikannya salah satu artis paling banyak didengar, paling memikat, dan paling signifikan di abad ke-21 dengan lebih dari 115 juta pendengar bulanan di Spotify. Ia juga merupakan artis pertama yang memiliki 31 lagu yang masing-masing telah mencapai lebih dari satu miliar aliran (stream). Pada tahun 2025, tur After Hours Til Dawn miliknya menjadi tur paling sukses dalam sejarah untuk artis solo pria dan telah melampaui $1 miliar dalam penjualan tiket, yang mana tur tersebut masih berlangsung di tahun 2026. Dinobatkan sebagai “Artis Terpopuler di Dunia” oleh Guinness World Records pada tahun 2023, albumnya After Hours merupakan album R&B yang paling banyak diputar sepanjang masa, sementara lagu “Blinding Lights” merupakan lagu Billboard Hot 100 bersertifikasi Diamond sepanjang masa. Pada Januari 2025, ia merilis Hurry Up Tomorrow, bab terakhir dan paling personal dalam trilogi terkenalnya setelah After Hours (2020) dan Dawn FM (2022).

Di samping statistik musik yang mengesankan, ia juga merupakan nomine Emmy dan Oscar serta telah menghiasi sampul majalah TIME, Vanity Fair, W, Forbes, Variety, Rolling Stone, Esquire, Harper’s Bazaar, dan GQ. Penampilan televisinya meliputi SNL, Super Bowl 2020, Jimmy Kimmel Live, Stephen Colbert, Jimmy Fallon, MTV VMA, Grammy, dan AMA. Pada tahun 2022, ia meluncurkan labirin mencekam pertamanya dari total tiga labirin di Universal Studios Halloween Horror Nights.

Kesuksesan tangga lagu, penjualan, dan streaming-nya yang terus memecahkan rekor, penampilannya sebagai penampil utama (headliner) di festival-festival terbesar dan konser stadion yang terjual habis di seluruh dunia termasuk Super Bowl 2020 beserta persona publiknya yang misterius, mengukuhkan The Weeknd sebagai salah satu artis paling memikat dan signifikan di abad ke-21.

(SPR)

Related posts

Jake Miller & Neriah Kolaborasi di Single Ballad “Only Always” Tentang “the one that got away”

AQK

Maher Zain Gelar Tur Konser 3 Kota di Indonesia, November 2025

AQK

Hammersonic Festival 2026 Hari Pertama Sukses Hadirkan Ribuan Hammerhead

Qenny Alyano

Leave a Comment