South Jakarta – Band melodic black/death metal asal kota Munich, Jerman, Thulcandra, sukses menggelar konser perdana mereka di Jakarta pada hari Minggu, 13 Juli 2025. Penampilan band yang mempunyai 5 rilisan album masimg-masing ‘Fallen Angel’s Dominion’ (2010), ‘Under a Frozen Sun’ (2011), ‘Ascension Lost’ (2015), ‘A Dying Wish’ (2021) dan ‘Hail The Abyss’ (2023) tersebut, merupakan bagian dari festival musik ‘Metal Attack Festival’ yang tahun ini menjadi tahun kedua penyeleggaraan. Mengambil tempat di M Bloc Space, Jakarta Selatan, Metal Attack Fest 2025 juga menampilkan sejumllah band cadas dari berbagai daerah di Indonesia selain Thulcandara seperti Beside (Bandung), Darksovls, Rising The Fall, Finsmoonth, Tumenggung, Repture, Harmony Gothic, Alligator dan Mahasura.
Thulcandra yang diperkuat Steffen Kummerer (vokal/gitar), Alessandro Delastik (drums), Mariano Delastik (gitar) dan Carsten Schorn (bass) membuka penampilan sekitar pukul 9 malam dengan “In The Realm of Thousand Deaths” dan “Deliverance in Sin and Death”. Sempat ada kendala teknis di awal penampilan Thulcandra namun perlahan beberapa kendala teknis mulai dapat diatasi setelah lagu keempat. Thulcandra kemudian membuat penonton semakin panas saat membawakan “Funeral Pyre” yang dilanjutkan dengan “As I Walk Through the Gateway”.
“Apa kabar Jakarta ? Apakah kalian bersenang-senang malam ini. Ini menjadi tempat terakhir dari tur kami di Asia.” ujar Steffen yang langsung mendapat sambutan meriah penonton. Thulcandra kemudian berturut-turut membawakan “Fallen Angel’s Dominion”, “A Shining Abyss” dan “Aeon of Darkness”. Tidak ada yang terlalu istimewa yang ditampilkan oleh Thulcandra di penampilan malam itu. Bahkan untuk set drum saja, mereka menggunakan set drum milik band Beside yang tampil sebelumnya, Thulcandra membuat penonton semakin bersemangat saat membawakan “Frozen Kingdom”, “Frozen Kingdom” dan “Spirit of the Night”, Thulcandra menuntaskan penampilan mereka di Metal Attack Festival 2025 dengan membawakan satu nomor milik band Dissection, “Night’s Blood”.


Beside yang tampil sebelum Thulcandra juga sukses membuat panas Metal Attack Festival 2025. Malam itu Beside yang pernah tampil di Wacken Festival di Jerman beberapa tahun lalu, membawakan nomor-nomor cadas seperti “Spirit in Black”, “Dosa Adalah Sahabat”, “Testimoni Penyesatan”, “Under Hollow”, “Eleven Horses”, “Ambisi” dan “Aku Adalah Tuhan”. Sementara Darksovls yang tampil usai break Maghrib tampil garang dengan nomor-nomor keras seperti “”Kahar”, “Fragmen Surealogi”, “Galeri Nihilis”, “Radiusinis” dan “Hamba Alam Baka”. Karena penonton tak mau beranjak, Darksovls kemudian menutup penampilan dengan satu nomor dari band Deadsquad, “Pasukan Mati”.
Ditemui di tengah berlangsungnya acara, Adhi Nursetyo selaku promotor Metal Attack Festival 2025 mengungkapkan, “Kali ini agak lain ya, biasanya kita buatnya outdoor tapi kali indoor cuaca lagi tak menentu. Kalau line up masih tetap sama konsepnya, pengen mengumpulkan beberapa band metal bukan hanya dari Jakarta tapi juga dari beberapa daerah. Paling kita kasih satu bintang tamu, band luar yang bersedia main di acara kita. Jadi acaranya tetap sederhana gak banyak macam-macam. Kenapa Thulcandara ? , karena kenal sama Steffen (vokalis Thulcandra) kebetulan saya langsung kontak aja, gak pakai agen. Kita kerja sama teman di Singapore akhirnya kita nge-set Asian Tour, Jadi gak cuma di Indonesia, Ada 9 kota, 2 di Indonesia sisanya ada di Vietnam, Singapore Korsel, Jeoang,”



