May 26, 2026
Image default
Event & CommunityWhat's New

Total Chaos Siap Menggelar Konser di Jakarta Pada 25 Januari 2025

South Jakarta – Untuk para penggemar musik punk jangan sampai melewatkan konser musik yang satu ini. Band punk hardocre asal, Potoma, California, Amerika Serikat, Total Chaos, akan kembali menggelar konser di Jakarta. Konser yang diselenggarakan oleh Pakalolo Records dan Stay Punk Music ini, akan berlangsung pada hari Sabtu, 25 Januari 2025. Konser ini merupakan bagian dari rangkaian tur di Asia Tenggara dalam rangka  merayakan 35 tahun perjalanan musik mereka. Selain Jakarta, Total Chaos juga akan menyambangi 8 kota di 5 negara di Asia Tenggara yaitu Kuala Lumpur dan Kuching di Malaysia, Bacolot dan Manila di Filipina, Bangkok, Thailand, Bali dan Jakarta, Indonesia dan Singapura,  yang berlangsung antara 11 sampai 26 Januari 2025.

Di konser mendatang, Total Chaos juga akan berbagai panggung dengan band-band punk tanah air diantaranya Street Voices, Inasubs, Gamelan Oink, Sabotage, Sexy Pig, Bunga Bangkai, Khoroso dan the Tot. Dalam tur ini, Total Chaos yang saat ini mempunyai formasi Rob Chaos (vokal), Shawn Smash (gitar), Miguel Conflict (drums) dan Chema Zurita yang menggantikan posisi Geordy Justify. Total Chaos terbentuk pada tahun 1989 oleh Rob Chaos yang juga merupakan salah satu pemilik SOS Records bersama Ezzat Soliman, pemilik Showcase Theater, yang telah merilis album-album dari band punk klasik dan Oi! seperti The Exploited, Vice Squad, Sham 69, Conflict, The Adicts dan Abrasive Wheels.

Formasi awal Total Chaos terdiri dari vokalis Rob Chaos, gitaris Gary Doom, bassis Joe E. Bastard, dan drummer Gearbox. Pada tahun 1991, band ini merekam demo pertama mereka berjudul ‘Punk Invasion’, diikuti oleh EP ‘Nightmares’ dalam bentuk vinyl berukuran 7 inci pada tahun 1992. Pada tahun 1993, band ini merekam album perdana mereka ‘We Are the Punx, We Are the Future’. Tak lama setelah itu, Gary Doom meninggalkan band dan digantikan oleh Ronald McMurder. Pada tahun 1994, Total Chaos menandatangani kontrak dengan label milik gitaris Bad Religion,  Brett Gurewitz dan merilis album ‘Pledge of Defiance’. Untuk mendukung perilisan tersebut, Total Chaos melakukan tur bersama The Mighty Mighty Bosstones. Setelah tur berakhir, album kedua untuk Epitaph Records direkam pada tahun 1995 bertajuk ‘Patriotic Shock’, dengan Germ sebagai gitaris kedua. Sekali lagi, band tersebut melakukan tur untuk perilisan tersebut, kali ini bersama Battalion of Saints.

Pada tahun 1996, Rob Chaos, Joe E. Bastard, dan Shawn Smash, gitaris yang masuk saat tur,  merekrut Suzy Homewrecker sebagai drumer untuk merekam album baru berjudul ‘Anthems From the Alleyway’ dan menjadi album terakhir bersama Epitaph Records. Album ini berbeda dari album-album lainnya karena pengaruh musik punk rock tahun 70-an. Pada tahun 1997, Total Chaos putus kontak dengan Epitaph Records saat merekam demo untuk album mendatang. Total Chaos kemudian menandatangani kontrak dengan Cleopatra Records untuk merilis In God We Kill pada tahun 1999 dan kompilasi Early Years 89-93 dengan demo dan album awal. Album terakhir Total Chaos, ‘Mind Warfare’ dirilis pada tahun 2023 bersama Pavemen Entertainment.

Related posts

Supergrup Bring Your Own Hammer (BYOH) Rilis “From the Tombs”

Qenny Alyano

Vokalis The Breeders, Kim Deal, Rilis Single Solo “Coast'”

AQK

IDGITAF Gelar Konser “Mengudara” Bersama Teman Tuli

AQK

Leave a Comment