South Jakarta – Trio instrumental math rock asal Jakarta, Mathology, kembali dengan single terbaru bertajuk “Restore”. Menjadi rilisan pertama setelah album Transition yang dirilis pada 2025, “Restore” sekaligus menandai dimulainya fase baru Mathology menuju album penuh berikutnya yang dijadwalkan hadir pada 2027.
Mengusung tema tentang harapan dan proses pemulihan, “Restore” mengajak pendengar untuk merenungkan berbagai hal yang mungkin pernah hilang atau terlupakan. “Restore bercerita tentang proses memulihkan sesuatu yang pernah hilang atau terlupakan, baik dalam diri sendiri, hubungan dengan sekitar, maupun dengan alam,” ungkap Mathology.
Sebagai band instrumental, Mathology kembali membiarkan musik berbicara tanpa batasan lirik. Pendekatan tersebut memberi kebebasan bagi setiap pendengar untuk menemukan makna yang berbeda sesuai pengalaman masing-masing. Melalui “Restore”, mereka berharap musik dapat menjadi teman bagi siapa pun yang sedang melalui proses perubahan sekaligus menjadi pengingat bahwa selalu ada kesempatan untuk bangkit dan memulai kembali.
Proses kreatif “Restore” sendiri telah dimulai sejak 2025, tak lama setelah perilisan album Transition. Materi lagu mulai dikembangkan sebelum rangkaian Japan Tour 2026, kemudian disempurnakan setelah Mathology kembali ke Indonesia. Pengalaman tampil di berbagai kota selama tur tersebut turut memperkuat arah musikal sekaligus pesan yang ingin disampaikan melalui lagu ini.


“Kadang yang kita cari bukan sesuatu yang baru, tapi sesuatu yang pernah kita miliki dan perlu kita pulihkan,” ujar Mathology mengenai makna di balik “Restore”.
Dari sisi musikal, “Restore” juga menjadi gambaran awal evolusi Mathology menuju album berikutnya. Band ini menghadirkan eksplorasi yang lebih luas pada atmosfer, dinamika, dan emosi, tanpa meninggalkan identitas math rock yang telah menjadi ciri khas mereka. Pendengar juga akan mulai menemukan sentuhan progressive yang akan semakin berkembang dalam rilisan-rilisan selanjutnya.
Melengkapi perilisan tersebut, Mathology menghadirkan Official Music Video yang mengedepankan pendekatan storytelling. Visualnya mengikuti perjalanan melewati jalanan, lanskap perkotaan, hingga alam yang terus berubah, ditemani oleh tiga karakter hewan yang pada akhirnya tampil bersama di atas panggung. Sejalan dengan pesan lagu, cerita dalam video sengaja dibuat terbuka agar dapat diinterpretasikan secara berbeda oleh setiap penontonnya.
“Restore” menjadi langkah awal menuju album penuh berikutnya sekaligus memperlihatkan arah baru yang tengah dibangun Mathology yaitu tetap berpijak pada karakter math rock yang kompleks, namun dengan pendekatan emosional dan atmosferik yang semakin matang.
Tentang Mathology
Mathology adalah trio instrumental math rock asal Jakarta yang dibentuk pada tahun 2018. Dikenal melalui ritme yang kompleks, permainan gitar teknis, dan komposisi yang dinamis, Mathology memadukan pengaruh progressive rock, jazz, dan musik eksperimental menjadi karakter musik yang khas.
Album terbaru mereka, Transition (2025), menampilkan arah musikal band yang terus berkembang dengan menggabungkan progressive rock modern dan elemen tradisional Indonesia. Kini, melalui “Restore”, Mathology membuka perjalanan menuju album berikutnya dengan eksplorasi musikal yang lebih atmosferik dan emosional.
Mathology terdiri dari Ramcey Putra Petirs (gitar), Soebroto Harry Prasetyo (bass), dan Rizma Landon (drum).
(SPR)

