August 28, 2026
Image default
Hot Releases

Whisnu Santika Hadirkan 9 Suara di Debut Album ‘Map Of Feelings’

South Jakarta – Selama ini musik elektronik menjadi bahasa yang Whisnu Santika gunakan untuk mengajak orang bergerak, berpesta, dan merasakan energi dari setiap produksinya. Namun dibalik dentuman tersebut, ada cerita-cerita yang selama ini belum banyak terdengar.

Lewat debut album Map Of Feelings, Whisnu Santika memilih membuka sisi lain dirinya. Kali ini, ia tidak hanya berbicara lewat beat, tetapi juga lewat lirik, cerita, rasa, dan emosi. Map Of Feelings menjadi sebuah ruang bagi Whisnu untuk mengeksplorasi cara baru dalam bercerita. Alih-alih menjadikan musik sebagai sekadar pengalaman untuk berdansa, album ini membawa dance music ke wilayah yang lebih personal.

Setiap lagu menjadi bagian dari perjalanan emosi, dengan lirik sebagai medium untuk menyampaikan cerita yang lebih dekat dengan pendengarnya. Untuk menerjemahkan cerita tersebut, Whisnu mengajak sembilan kolaborator dari berbagai latar musik, yaitu Ari Lesmana, Enau, Judika, Ifan Seventeen, Nuca, Rossa, Maul Ibrahim (Perunggu), dan Fanny Soegi. Masing -masing membawa karakter vokal, perspektif, serta pengalaman yang berbeda ke dalam dunia musik Whisnu.

Dan sebagai pelengkap dari debut albumnya ini, Whisnu Santika juga akan merilis Bonus Track bersama Tiara Andini yang hadir pada tanggal 11 September mendatang. Bonus Track ini menjadi pelengkap dari rangkaian cerita yang hadir dari album Map of Feelings.

Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian penting dari konsep Map Of Feelings. Whisnu tidak lagi melihat dance music sebagai sesuatu yang harus dibatasi oleh definisi genre. Baginya, musik adalah bahasa yang bisa bergerak ke mana saja selama mampu menyampaikan sesuatu. Karena itu, Whisnu tidak lagi ingin memperdebatkan soal genre. Map Of Feelings justru menjadi representasi dari sisi lain seorang Whisnu Santika, seorang storyteller yang memilih lirik sebagai bahasa baru untuk menyampaikan apa yang ingin ia ceritakan, bersama para kolaborator yang masing-masing memiliki warna dan cerita sendiri.

 

All Colaborator -MoF

 

Jika sebelumnya cerita Whisnu banyak disampaikan melalui ritme, groove, dan beat, album ini memberi kesempatan bagi pendengar untuk mengenal apa yang ada di baliknya. Ada emosi yang ingin disampaikan, ada pengalaman yang ingin dibagikan, dan ada cerita yang kini bisa didengar dengan cara yang lebih langsung.

Pada akhirnya, Map Of Feelings bukan hanya tentang perubahan cara Whisnu membuat musik. Album ini menjadi langkah untuk memperluas kemungkinan dance music itu sendiri. Whisnu ingin membawa musik dance kepada khalayak yang lebih luas, termasuk mereka yang mungkin selama ini tidak merasa dekat dengan dunia musik elektronik.

Lewat Map Of Feelings, dance music tidak harus selalu berbicara tentang klub, festival, atau lantai dansa. Ia juga bisa menjadi tempat untuk bercerita tentang manusia, hubungan, perasaan, dan berbagai hal yang kita alami sehari-hari.

Album ini menjadi babak baru bagi Whisnu Santika: dari seorang musisi yang selama ini dikenal karena kemampuannya membangun energi lewat beat, menjadi seorang storyteller yang menemukan cara baru untuk memetakan perasaan melalui musik.

Sembilan Suara, satu peta perasaan, Map of Feelings kini sudah dapat di dengar di seluruh Digital Streaming Platform, dengan Bonus Track yang akan menjadi pelengkap dari seluruh rangkaian cerita akan hadir pada 11 September 2026.

(SPR)

Related posts

Ikon Pop Malaysia Chloe Qisha Rilis Single Baru ‘I Lied, I’m Sorry”

AQK

Superstereo Asal Bogor, Lepas Single Pop Rock, “Simpati Hati”,

Qenny Alyano

Audi Kirana Lepas Single Baru “All For You” Tentang Prioritas Kebutuhan dan Kebahagiaan Diri Sendiri

AQK

Leave a Comment