July 16, 2026
Image default
Hot ReleasesWhat's New

Wolf Alice Rilis Single “White Horses” Dari Album Baru ‘The Clearing’

South Jakarta – Ditayangkan secara perdana di Apple New Music Daily beberapa waktu lalu, Wolf Alice menaikkan antusiasme untuk perilisan album keempat yang telah ditunggu ini dengan lagu baru ‘White Horses.’

Ini adalah satu-satunya lagu dalam album The Clearing yang menampilkan drummer Joel Amey sebagai vokal utama sebelum menjadi duet harmonis dengan Ellie. Lagu ini berawal dari sebuah demo yang lahir dari beberapa lirik pada aplikasi catatannya, yang ditulis selama perjalanan bersama ibu, bibi, dan saudara perempuannya dalam mobil. Joel kembali menulis lirik tersebut menjelang akhir rekaman album baru ini untuk mengembangkan tema album tersebut. Dia kemudian membawa kerangka lagu tersebut ke band yang bersama-sama membangunnya untuk menghasilkan lagu yang sesuai dengan keseluruhan suara dan visi ‘The Clearing’.

Joel menjelaskan, “Saya terinspirasi oleh lagu-lagu yang sudah kami miliki yang menjadi The Clearing; bentuk-bentuk sonik yang kami ciptakan, akustik yang megah, harmonisasi, namun saya ingin melengkapinya dengan irama krautrock yang menggairahkan.”

Lirik lagu ini bercerita tentang keluarganya, “Kami tidak pernah benar-benar tahu dari mana asal-usul kami sampai saat ini. Ibu dan bibi saya diadopsi, dan selama bertahun-tahun hal ini menimbulkan pertanyaan tentang identitas dan asal usul kami, tetapi bagi saya, hal ini tidak pernah menjadi suatu hal yang perlu saya ketahui.”

Ketika ia berkeliling dunia bersama Wolf Alice selama usia 20-an, perasaannya tentang ‘rumah’ menjadi semakin samar. “Saya berada dalam petualangan besar ini dengan teman-teman terbaik saya, tidak pernah merasa perlu untuk menyebut satu tempat sebagai rumah, hidup dengan berpindah-pindah, semua hal yang berkaitan dengan sebuah band. Saya merasa bahwa jawaban dari pertanyaan ‘siapa saya dan dari mana saya berasal?’ tidak terlalu penting; saya telah memilih keluarga saya dan mereka adalah orang-orang di sekitar saya.”

Namun, seperti banyak hal dalam hidup, seiring bertambahnya usia Joel, ada rasa ingin tahu yang semakin besar untuk mendapatkan jawaban atas latar belakangnya. Keingintahuan ini muncul dengan semangat dan rasa takut, tetapi juga rasa aman bahwa apa pun yang mungkin ia temukan di akhir perjalanannya, ia akan selalu bersyukur akan orang-orang yang telah mendampinginya. “White Horses adalah itu tentang diri saya yang mencoba menuangkan semua hal itu ke dalam sebuah lagu, dan Ellie, Joff dan Theo membantu saya di sepanjang jalan tersebut.”

Secara musik, lagu ini terinspirasi musik trippy dance yang dipadukan dengan musik rock tahun 70-an, suatu ciri khas album ini. Album ini memiliki overtone yang luas dan menyimpan kemungkinan yang tak terbatas, dengan berbagai macam warna indah yang membangun puncaknya. Penuh dengan energi psychedelic yang ringan, lirik yang penuh semangat berbunyi “Know who I am that’s important to me / Do what I can to see the wood from the trees,” sungguh penuh euforia.

White Horses’ merupakan kelanjutan dari single album ‘Bloom Baby Bloom’ dan yang terbaru, ‘The Sofa’ yang dibagikan oleh band ini tepat setelah matahari terbenam pada The Other Stage do Glastonbury; membuat banyak air mata menetes di ladang mimpi. Menggabungkan lagu-lagu favorit fans seperti ‘Bros’ dan ‘Don’t Delete The Kisses’ dengan lagu-lagu baru ‘Bloom Baby Bloom’ dan ‘The Sofa’ membuat penampilan ini terasa seperti sebuah kemenangan bagi sebuah band yang sedang berada di puncak kesuksesannya.

Ditulis di Seven Sisters dan direkam di LA tahun lalu dengan produser pemenang Grammy, Greg Kurstin, The Clearing akan dirilis pada 22 Agustus dan menunjukkan di mana posisi Wolf Alice secara musikal di tahun 2025. Menghadirkan lagu-lagu yang sangat percaya diri dan penuh ambisi, ide, serta emosi; ‘The Clearing’ adalah album yang benar-benar timeless.

Kuartet asal London Utara ini telah berkembang pesat sejak pertama kali muncul di tahun 2013 sebagai band muda yang menjadi cermin bagi generasi yang baru muncul. Pada tahun 2025, album keempat Wolf Alice yang berjudul The Clearing menunjukkan bahwa mereka telah berada di puncak kejayaannya, dan telah berkembang menjadi sebuah band yang memiliki makna penting bagi generasinya. Debut mereka My Love Is Cool, yang menampilkan lagu ‘Moaning Lisa Smile’ yang dinominasikan di Grammy, menangkap dan dengan sempurna merekam pengalaman anak muda yang pertama kali mengukir prestasi di dunia musik. Album berikutnya Visions Of A Life pada tahun 2018 mengukuhkan kenaikan mereka dengan penghargaan Mercury Music Prize, sebelum akhirnya meraih sukses besar di tahun 2022 dengan album Blue Weekend yang berhasil menduduki peringkat pertama di Inggris dan meraih penghargaan Brit Award sebagai Best Group. Dalam prosesnya, penyanyi utama Ellie Rowsell telah berkembang menjadi ikon storyteller, menenun kisah-kisah tentang bagaimana usia dua puluhan akan menyakiti Anda, tetapi dengan cara yang sangat berharga. Wolf Alice juga telah tur keliling dunia beberapa kali dan terjual habis, menghiasi berbagai panggung festival dan mendukung sederet artis papan atas termasuk ikon pop Harry Styles. Musim panas ini, mereka akan tampil di Radio 1’s Big Weekend, diikuti dengan posisi teratas di Glastonbury.

Baik ceria maupun serius, ironis dan lugas, The Clearing merupakan perubahan progresif dari sebuah band yang mengeksplorasi cinta, kehilangan, dan hubungan antar manusia yang telah mengartikulasikan pengalaman masa dewasa bagi seluruh generasi. Ini adalah album pop/rock klasik yang merujuk pada musik tahun 70-an, namun tetap berakar kuat pada masa kini. Jika Fleetwood Mac menulis sebuah album hari ini di London Utara, Anda akan mendapatkan sesuatu yang mendekati rangkaian lagu-lagu megah yang effortless, masing-masing berbeda dengan yang terakhir, yang terdapat pada album ini. Secara sonik, tidak ada yang sia-sia, tidak ada keributan, dengan melodi yang lebih berwibawa daripada yang pernah dibuat oleh band ini sebelumnya. Ini adalah awal yang baru, dan setiap anggota band merasakannya sama tajamnya dengan para pendengar.

Isi dari ‘The Clearing’ adalah penceritaan puitis Rowsell yang terus berkembang bersama dengan hasrat untuk Ellie, Joff, Theo dan Joel untuk bersenang-senang, merasa aman dengan ambisi dan kemampuan mereka pada saat yang unik ini. The Clearing merangkum perasaan bebas dalam menemukan momen kedamaian dan kejernihan, setelah selamat dari kesembronoan di usia 20-an, memasuki masa depan, dan merupakan potret Wolf Alice yang berdiri di tepi dekade baru dalam kehidupan dan seni.

“The Clearing”

  1. Thorns

  2. Bloom Baby Bloom

  3. Just Two Girls

  4. Leaning Against The Wall

  5. Passenger Seat

  6. Play It Out

  7. Bread Butter Tea Sugar

  8. Safe in the World

  9. Midnight Song

  10. White Horses

  11. The Sofa

(SPR)

Related posts

Tompi Rayakan Keberagaman Emosi dan Kebahagiaan Dengan “Goyang Berdendang”

AQK

Rasukma Rilis Album Ke-2, ‘Suaka’, Angkat Tema Hubungan Ibu dan Anak

AQK

Band Ska Kindergarten Bangkit Lagi, Lepas Album ‘Monolog’

Qenny Alyano

Leave a Comment