South Jakarta – XENO Entertainment, sebuah label dan manajemen artis asal Malaysia, memperkenalkan tiga talent mereka dalam suatu rangkaian kegiatan yang bertajuk ‘Promo Tour Jakarta. Ketiga nama soloiis yang diperkenalkan dalam rangkaian tersebut adalah Amir Jahari, Alyssa Dezek dan Ryenald Guntabid. Nama Amir Jahari dikenal sebagai pemenang Anugerah Juara Lagu di Malaysia dan merilis album baru berjduul ‘Kenangan’ pada awal tahun ini. Amir memulai karir sebagai pengamen dan namanya mulai dikenal setelah merilis debut single berjudul “Tanpamu” yang menjadi hits di berbagai radio. Amir terus menunjukkan konsistensinya dengan merilis 3 album lagi. Pada tahun 2023, lagu karyanya yang berjudul “Hasrat”, menjadi OST film ‘Imaginur’ yang viral dan menjadi salah satu lagu dengan streaming terbanyak di Malaysia.
Sementara Alyssa Dezek adalah penyanyi cilik yang beranjak remaja yang pernah viral lewat lagu berjudul “Lagu Untk Kamu”, juga menjadi bagian dari ‘Promp Tour Jakarta’ yang digelar XENO Entertainment. Karya-karya gadis berusia 16 tahun tersebut, telah ditonton lebih dari 148 juta kali dan menjadi views tertinggi dari seorang artis di Malaysia. Menariknya, banyak penoton dari Indonesis yang menjadi viewers Alyssa Dezek. Hal tersebut juga yang membuat Alyssa Dezek tertarik untuk mempromosikan lagu-lagunya di Indonesia.
Nama lainnya yang menjadi bagian dari ‘Promo Tour Jakarta’ adalah Ryenald Guntabid. Nama terakhir ini merupakan penyanyi pendatang baru dari Malaysia yang baru meluncurkan hits “Lumangad Oku Dika” yang diambil dari bahasa suka Sabah yang berarti “Aku Kangen Kamu”. Lagu ini sukses menembus 5 besar di chart 50 Spotify dan pernah menduduki posisi pertama di chart viral Spotify. Lagu “Lumangad Oku Dika” juga telah digunakan lebih dari 20 ribu video di TikTok.

Dalam acara konferensi pers yang berlangsung pada hari Selasa (12/11) di Grand Kemang, Jakarta Selatan, V Prashan Chitty selaku founder XENO Entertainment mengungkapkan, “XENO Entertainment, sebuah label dari Malaysia, sudah beroperasi 12 tahun. Dari 2017 kita sudah melakukan kolaborasi bareng produser-produser Indonesia, artis-artis Indonesia. Ketika pandemi 3 tahun saya tak bisa datang ke Indonesia jadi mulai lagi tahun 2023, saya memulai lagi datang ke Indonesia, untuk berkongsi (bekerja sama) musik. Kita berkongsi musik karya dari Malaysia sama artis-artis, sama produser, penulis-penulis lagu Indonesia, mau kongsi ilmu. Kami ingin lebih mendekatkan musisi Malaysia dengan musisi Indonesia.”
Pada kesempatan tersebut Amir Jahari berharap karya-karyanya bisa diterima oleh pendengar musik Indonesia, “Saya harap musik saya bisa menyentuh pendengar di sini. Dan saya berkarya bisa menjadi manfaat bagi semua, yang bersedih menjadi gembira, yang gembira menjadi semakin gembira.”
Senada dengan Amir Jahari, Alyssa Dezek yang mengidolakan san ibu dan menjadikannya inspirasi dalam bermusik juga mengungkapkan, “Alyssa berharap boleh berkarya lagi. Saya baru 16 tahun, saya banyak mau belajar. Saya berharap bisa berkarya lagi di Indonesia.”

