South Jakarta – Perhelatan festival musik rock kebanggan kota Yogyakarta, ‘JogjaROCKarta’ berakhir sudah. Di gelaran terakhirnya, JogjaROCKarta’ yang merupakan gawean Rajawali Indonesia, sukses ditutup dengan manis oleh band Thrash metal asal New York, Anthrax. JogjaROCKarta 2025 hari kedua yang berlangsung pada Minggu, 7 Desember 2025, sukses mendatangkan ribuan pencinta musik cadas dari berbagai penjuru daerah di Indonesia, bahkan juga mancanegara. Penampilan Anthrax di JogjaROCKarta 2025 yang mengangkat tema ‘The Majesty of Rock Crowned in Jogja’ menjadi penampilan kedua mereka di Indonesia setelah sebelumnya mereka tampil di Jakarta pada 2012 lalu.
Tepat pukul 22.25, layar panggung memutar cuplikan video sambutan dari para nama terkenal musisi seperti Keanu Reeves, Lady Gaga, Dave Mustaine, Henry Rollins, Kerry King dan masih banyak lagi. Satu persatu personil Anthrax kemudian naik ke panggung, mulai dari Charlie Benante (drums), Scott Ian (gitar), Frank Bello (bass), Jonathan Donasi (gitar) dan terakhir Joey Belladona (vokal) yang langsung menggebrak panggung JogjaROCKarta 2025 dengan “A.I.R” membuat gelombang moshing di area penonton. Tanpa jeda, Anthrax langsung melanjutkan penampilan dengan membawakan “Got the Time” dan “Caught in the Mosh” membuat suasana semakin panas. Barulah setelahnya sang vokalis, Joey Belladona, menyapa penonton,
“”Apa kabar kalian ? Ini adalah malam yang indah untuk metal. Apakah kalian siap menjadi gila? Karena lagu berikut adalah tentang Madhouse”
Berturut-turut, Anthrax kemudian membawakan “Madhouse’ dan “Metal Thrashing Mad” membuat penonton semakin bergelora. Setelah itu giliran sang gitaris, Scott Ian, yang menyapa penonton.
“Sudah lama sekali sejak kami terakhir tampil di sini, mungkin beberapa tahun lalu. Semoga kalian bergembira bersama kami. Kami, Anthrax dari kota New York, telah 40 tahun bersama. Kita sudah seperti keluarga, seperti lagu selanjutnya.”



Anthrax kemudian membawakan “Keep it The Family” dari album ‘Persistence of Time’ di tahun 1990. Setelahnya, band yang terbentuk di tahun 1981 ini, membawakan “Fight ‘Em ‘Till You Can’t” dan “Medusa”. Di usianya yang sudah tergolong sepuh, Joey Belladona tampak masih prima sebagai vokalis dan bahkan masih bisa menjangkau nada-nada tinggi. Tempo pertunjukan semakin tinggi saat Anthrax membawakan “Be All, End All” dan “I Am the Law”.
Bassist Frank Bello dan gitaris Scott Ian kemudian ber-hiphop ria di lagu “I Am the Man”. Penonton kembali memanas saat Anthrax membawakan “Antisocial” yang merupakan cover dari band Trust. Setelah jeda beberapa saat, Anthrax mengakhiri pertunjukan di JogjaROCKarta’ 2025 dengan lagu dari album ‘Among The Living’, “Indians”.Scott Ian sempat menghentikan lagu saat melihat penonton kurang semangat. ‘War Dance’ begitu pekik Scott kemudian membuat gelombang besar penonton melakukan circle dance.
Sebelum penampilan Anthrax, band asal Mongolia, The Hu, tampil membawakan karya-karya mereka seperti “Wolf Totem, “This is Mongol dan “The Troopers” dari. Iron Maiden.Sebelum The Hu tampil, band metal Jepang, Loudness, sukses memanaskan JogjaROCKarta’ dengan sederet lagu seperti “Crazy Night”, “So Lonely” dan “S.D.I”. Sejak siang hari lineup dari musisi lokal juga tampil mulai dari BIAS, The Panturas, Marjinal, Infernal Lamentations sampai Usman and The Blackstones feat Gugun Blues Shelter.





