South Jakarta – Siapa yang tidak kenal dengan penyanyi era 2000-an awal yang satu ini. Penyanyi yang dikenal dengan karakter suara unik dan deretan hits multiplatinum, Astrid, resmi merilis album penuh terbarunya yang bertajuk ‘Aku Dan Cahaya’. Karya ini menjadi tonggak sejarah baru datam perjalanan karier Astrid, terutama setelah memutuskan bergerak di jalur independen selama lima tahun terakhir.
Dikenal luas melalui lagu-lagu ikonik seperti “Jadikan Aku Yang Kedua”, “Tentang Rasa”, dan “Mendua”, Astrid membuktikan konsistensinya meski tidak lagi berada di bawah naungan label besar. Total lebih dari 200 juta streams di Spotify dan YouTube menjadi bukti nyata bahwa karya-karyanya seperti “Jadikan Aku Ratu”, “Melawan Arus Jakarta”, hingga “Silakan” tetap memiliki tempat di hati para penikmat musik tanah air.
Personal: Dari “Masih Di Sini” Menuju “Aku Dan Cahaya”
Album “Aku Dan Cahaya” terdiri dari 10 lagu yang dikurasi secara mendalam. Album ini merupakan penggabungan dari mini dlbum “Masih Di Sini” (rilis akhir 2025 dengan total 5 lagu) ditambah dengan materi-materi baru yang menyempurnakan narasi musiknya. Bagi Astrid, “Aku Dan Cahaya” adalah sebuah proyek personal yang membuka ruang eksplorasi musikal yang lebih segar dan menantang. Proses kreatif ini menjadi semangat baru baginya dalam menyampaikan kisah hidup dan perasaan melalui melodi.
Dalam acara konferensi pers launching album CDigital ‘Aku dan Cahaya’ di KFC Kemang Jakarta pada hari Rabu (15/4), Astrid mengungkapkan, “”Sebetulnya saya sangat bersyukur sekali. disupport sama KFC untuk merilis album baru. Karya saya dari 2003 ya, cukup lama ya, 20 tahun lebih dan saya masih di sini. Masih ada yang mendengarkan lagu-lagu saya sampai sekarang, jadi membuat saya tetap semangat. Sebenarnya sebagiqn album ini sudah dirilis tahun lalu, 2025. Ini sisa lagu lainnya, membuat tantangan terbesar album ini menjadi 10 lagu. Sisa lagunya ini harus selesai dalam 2 minggu. Jadi saya take 4 lagu dalam satu hari. Semoaga lagu-lagu yang ada di album ini bisa mermberikan kehangatan untuk teman-teman semua.”



Kolaborasi Andalan: “Kuingin Kau Tau” feat. Adrian Martadinata
Salah satu kejutan terbesar dalam album ini adalah keterlibatan musisi Adrian Martadinata. Selain bertindak sebagai Music Director yang meramu aransemen album secara keseluruhan, Adrian juga hadir sebagai rekan duet dalam single andalan berjudul “Kuingin Kau Tau”. Dalam sesi konferensi pers, Adrian Martadinata mengungkapkan awal ketertarikan bekerja sama dengan Astrid, “Beberapa tahun lalu saya jadi gitarisnya dia. Menurut saya suaranya Astrid tu ada ciri khas yang gak bisa ditiru orang. Buat saya produce Astrid gak susah. Astrid ini salah satu aset di musik Indonesia yang mempunyai karakter. Saya merasa setiap lagu punya jodohnya. Saya berpikir, single saya yang lama itu, waktu hidupnya kurang lama. Begitu Astrid bilang mau bawain lagu saya, wah ternyata berjodoh.”
Menariknya, lagu ini adalah karya orisinal Adrian yang sempat hits di masa lalu. Astrid yang terpikat pada lagu tersebut mengajukan syarat khusus untuk membawakannya kembali: Adrian harus ikut bernyanyi bersamanya. Dibalut dengan aransemen yang dominan akustik namun dipercantik dengan sentuhan strings yang megah, “Kuingin Kau Tau” bercerita tentang dinamika hubungan jarak jauh (Long Distance Relationship).
Kolaborasi suara unik Astrid dan vokal merdu Adrian menciptakan harmoni yang istimewa, romantis, dan penuh rasa.
Album ini dirilis melalui kerjasama Astrid dan Hadir Entertainment, distribusi oleh Jagonya Musik & Sport Indonesia, Album ini sudah tersedia di KFC Stores seluruh Indonesia.
Daftar album CDigital ‘Aku dan Cahaya’ – Astrid1.
- Aku dan Cahaya
- Kuingin Kau Tau
- Memujamu
- Jadi Milikmu
- Tanpa Ikatan
- Melawan Arus Jakarta
- Tak Apa
- Sabar Sabar Ya
- Aku Disini
- Tak Apa (Demo Version)

