July 21, 2026
Image default
Event & CommunityWhat's New

for Revenge Rayakan 20 Tahun, Gelar Konser 2 Kota 2 Negara

South Jakarta – Selama hampir dua dekade, lagu-lagu for Revenge telah menjadi teman bagi banyak orang dalam melewati berbagai fase kehidupan. Mulai dari kehilangan, patah hati, hingga proses menerima kenyataan. Memasuki usia ke-20, for Revenge memilih merayakan perjalanan tersebut melalui sebuah konser bertajuk “Titik Sadrah”, yang akan digelar di Bandung dan Kuala Lumpur dam dipromotori bersama oleh Antara Suara dan Sony Music Indonesia.

Berbeda dari konser anniversary pada umumnya, “Titik Sadrah” dibangun sebagai sebuah pengalaman yang mengajak penonton memahami bahwa tidak semua hal harus dipertahankan. Konser ini mengangkat tema tentang proses menerima, melepaskan, dan melangkah, sebuah perjalanan yang juga sedang dialami oleh for Revenge sebagai band.

“Titik Sadrah” lahir dari perjalanan emosional yang dialami seluruh personel for Revenge, termasuk perubahan besar yang terjadi setelah Archims Pribadi (Chimot) harus menepi sebagai drummer. Peristiwa tersebut menjadi titik refleksi bagi band sekaligus menjadi dasar lahirnya konsep konser ini. Alih-alih hanya mengenang perjalanan selama 20 tahun, for Revenge ingin mengajak pendengarnya menjalani proses penerimaan bersama.

Boniex, Vokalis for Revenge, membagikan cerita dibalik konser ini. “Selama 20 tahun ini, banyak yang sudah kami lewati, hingga tiba di titik paling krusial sepanjang perjalanan band ini. Apa yang terjadi dengan Chimot adalah suatu hal yang tidak bisa kami ubah, dan darinya kami belajar, bersadrah adalah keniscayaan. Maka, Konser Titik Sadrah ini kami dedikasikan untuk Chimot, sosok yang memulai perjalanan for Revenge sejak awal. Kembali ke tempat kami memulai: Bandung. Dan tempat di mana Chimot menemukan lagi gairah bermusik di titik terendahnya: Kuala Lumpur. Ya, kala usai, kembali ke asal, menjelma Awal. Rasanya proses penerimaan yang kami alami, harus dibagikan pula kepada mereka yang setia membersamai perjalanan kami. Mari bersua di Titik Sadrah!”

Andri Verraning Ayu, CEO Antara Suara mengatakan bahwa “Titik Sadrah” dirancang sebagai konser yang menghadirkan pengalaman lebih personal dibanding sekadar pertunjukan musik. “Kami melihat begitu banyak orang memiliki hubungan yang sangat personal dengan lagu-lagu for Revenge. Karena itu, kami tidak ingin menghadirkan konser yang hanya berfokus pada penampilan di atas panggung. Bersama for Revenge dan Sony Music Indonesia, ‘Titik Sadrah’ kami rancang sebagai sebuah perjalanan yang mengajak setiap orang merasa bahwa mereka tidak sedang menjalani proses ini sendirian. Ada ruang untuk menerima dan melepaskan.”

Muhammad Soufan (Bang Munna), Presiden Direktur Sony Music Entertainment Indonesia, menyampaikan bahwa bagi Sony Music, for Revenge merupakan salah satu fenomena di industri musik Indonesia. Dengan jumlah monthly listeners tertinggi untuk kategori band serta total miliaran stream, for Revenge dinilai berhasil membangun koneksi yang kuat dengan para pendengarnya sekaligus mempertahankan relevansinya selama dua dekade berkarya.

“Tidak banyak band yang mampu bertahan hingga 20 tahun sembari terus melahirkan karya-karya yang mendapat tempat di hati penikmat musik. Hal tersebut menjadi alasan Sony Music menghadirkan konser perayaan 20 tahun for Revenge, bahkan dengan mengambil peran lebih besar tidak hanya sebagai label rekaman, tetapi juga sebagai promotor,” tutur Bang Munna.

Konser ini diharapkan menjadi penutup yang epik untuk era Perayaan Patah Hati – Babak 2, sekaligus menjadi perayaan kebersamaan dengan for Revenge Family, khususnya di Bandung dan Malaysia. Kolaborasi ini juga menjadi wujud komitmen Sony Music untuk terus mendukung perjalanan for Revenge menuju pencapaian yang lebih besar di masa mendatang.

Konsep tersebut akan diterjemahkan melalui berbagai pengalaman yang dapat dinikmati sejak pengunjung memasuki area konser. Mulai dari instalasi interaktif, ruang refleksi, hingga Drop Box, sebuah area di mana pengunjung dapat meninggalkan barang yang memiliki nilai sentimental sebagai simbol melepaskan masa lalu. Seluruh barang yang terkumpul nantinya akan didonasikan kepada yayasan terpilih.

Sebelum konser berlangsung, for Revenge juga membuka “Labuhan Cerita Titik Sadrah”, sebuah program open submission yang mengajak penggemar membagikan cerita tentang kehilangan, proses berdamai, maupun lagu for Revenge yang paling berarti dalam perjalanan hidup mereka. Sejumlah cerita terpilih akan menjadi bagian dari rangkaian menuju konser dan dihadirkan dalam berbagai aktivitas selama kampanye berlangsung.

“Titik Sadrah” akan hadir di Bandung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Eldorado Sport & Convention Hall, sebelum melanjutkan perjalanannya ke Kuala Lumpur. Bagi para pendengar yang ingin menjadi bagian dari perjalanan emosional ini, penjualan tiket akan dimulai secara bertahap mulai awal Juli.

Presale 1 dibuka pada 3 Juli 2026 pukul 15.00 WIB hingga 5 Juli 2026 pukul 24.00 WIB, khusus bagi penggemar yang telah mengikuti periode pre-registration pertama pada 18–25 Mei 2026. Selanjutnya, Presale 2 berlangsung pada 6 Juli 2026 pukul 10.00 WIB hingga 7 Juli 2026 pukul 24.00 WIB untuk peserta pre-registration kedua yang telah mendaftar pada periode 26 Mei–18 Juni 2026. Kuota pada masing-masing periode presale akan mengikuti ketersediaan tiket yang tersisa.

Setelah kedua periode presale berakhir, penjualan General Sale akan dibuka untuk umum mulai 8 Juli 2026 pukul 10.00 WIB dengan kuota yang juga menyesuaikan ketersediaan tiket.

Selain tiket konser, for Revenge juga menyiapkan sejumlah add-on eksklusif bagi para penggemar berupa Exclusive T-Shirt Long Sleeve, Exclusive T-Shirt Short Sleeve, dan Exclusive CD Set Perayaan Patah Hati Babak 2. Informasi mengenai jadwal penjualan ketiga add-on tersebut akan diumumkan setelah penjualan tiket konser dimulai.

(SPR)

Related posts

Matta Band, Ticya dan MINT Bikin Keseruan di Swag Event

AQK

John Sykes, Gitaris Legendaris Mantan Whitesnake dan Thin Lizzy, Tutup Usia

AQK

Pee Wee Gaskins Remake Single Ikonik “Piknik 72” Jelang EP Baru

AQK

Leave a Comment