September 1, 2026
Image default
Asian Hit ListWhat's New

Kim Ximya Umumkan Rilis Album ‘Dogma’ September Mendatang

South Jakarta – Meskipun acara televisi survival telah menjadi jalan utama yang banyak rapper Korea gunakan untuk mendapatkan ketenaran dalam satu dekade terakhir, Kim Ximya bukanlah seseorang yang mengikuti jalan konvensional apapun. Selama hampir satu dekade, ia telah membangun reputasinya melalui musik dan seni visual, yang mendapatkannya pujian dari kritik asal Korea maupun di luar negeri. Tujuh tahun setelah album solo terakhirnya, Kim Ximya kembali dengan ‘Dogma’, sebuah karya dengan sepuluh lagu yang mencerminkan pendekatannya terhadap seni, musik, dan kebebasan kreatif. ‘Dogma’ akan rilis di hari Rabu, 9 September 2026.

Album ini dibuat melalui proses kolaboratif dengan kolektif asal Seoul, Sound Supply, yang menghasilkan sepuluh lagu penanda babak baru bagi salah satu suara paling khas dalam industri musik Korea. Meleburkan hip-hop eksperimental, musik elektronik, dan pengaruh khas dari klub underground, ‘Dogma’ menjadi penekanan terhadap pendekatan Kim Ximya terhadap musik yang tidak dibatasi oleh genre atau ekspektasi komersil sambil mempertahankan identitas artistik yang unik.

Bekerja sama dengan erat bersama anggota inti dari Sound Supply, termasuk Mount XLR, cbj95, dan ccr, Kim Ximya mengembangkan karya yang kohesif dan mencerminkan evolusinya sebagai penulis lagu dan produser. Karya pada album ini semakin disempurnakan oleh mastering dari Mike Bozzi yang telah mendapatkan 19 nominasi Grammy, dan memenangkan “Record of The Year” di tahun 2019.

Dunia visual yang membersamai album ‘Dogma’ melanjutkan pendekatan multidisipliner. Video klip resminya disutradarai oleh pembuat film, fotografer, dan seniman visual ternama, Park Chan-kyong. Adik dan kolaborator lama dari sutradara pemenang Cannes, Park Chan-wook (Decision to Leave), Park Chan-kyong telah mengembangkan namanya dengan karya khasnya dalam sinema, fotografi, dan seni kontemporer. Bersama, kedua saudara ini telah menyutradarai karya-karya pemenang penghargaan dengan nama PARKing CHANce, termasuk film pendek pemenang penghargaan Berlin International Film Festival.

 

Kim Ximya ( foto : istimewa )

 

Edisi fisik dari ‘Dogma’ juga dibuat berbeda dari kemasan album konvensional. Menggantikan format CD tradisional, Kim Ximya membuat edisi fisik albumnya sebagai pemutar mini yang terinspirasi dar radio bernama Buddha Machine, yang menghadirkan album ini sebagai perangkat pendengaran sekaligus objek koleksi. Sebagai tambahan eksklusivitasnya, Budda Machine akan menampilkan pilihan lagu yang dikurasi dan berbeda dari rilisan digital dari album ‘Dogma’.

Melalui rilisnya ‘Dogma’. Kim Ximya kembali dengan studio album keduanya yang semakin memantapkan posisinya di industri musik. Hadir dengan banga di persimpangan antara hip-hop Korea, musik elektronik eksperimental, dan budaya visual kontemporer.

 

Tentang Kim Ximya

Salah satu rapper paling berpengaruh di Korea Selatan saat ini, Kim Ximya, telah menjadi sorotan media besar layaknya New York Times, Pitchfork, Billboard, dan BBC Radio. Dikenal dari keberaniannya untuk keluar dari jalur musik tradisional, lirik dan struktur lagu yang memikat, namanya pertama kali melejit di mata publik saat merilis EP debutnya yang bertajuk ‘KYOMI’ di bawah nama duo kolaboratif XXX bersama produser, FRNK. Duo ini meleburkan batasan antara musik, seni visual, dan budaya kontemporer dalam rilisan ‘KYOMI’, ‘LANGUAGE’, dan ‘SECOND LANGUAGE’. Kolaborasi XXX dengan animator Prancis, Mattis Dovier juga mendapatkan Vimeo Staff Picks, liputan dari VICE dan Animation Magazine, serta pemutaran di festival film dan musik di seluruh dunia, yang kemudian membantu membuka jalan bagi hip-hop Korea untuk berkembang dan meluas ke wilayah barat dunia.

Musik XXX juga menarik perhatian kritikus internasional dan media berita besar di seluruh dunia. ‘LANGUAGE’ dan ‘SECOND LANGUAGE’ masing-masing menerima skor Pitchfork 7,3 dan 7,5, menjadikannya salah satu album Korea dengan rating tertinggi yang diulas oleh publikasi tersebut pada saat itu. Pada tahun 2019, XXX memenangkan Lagu Rap & Hip-Hop Terbaik di Korean Music Awards dan bergabung dengan grup hip-hop eksperimental Injury Reserve sebagai pendukung tur Amerika Utara mereka.

Di luar XXX, Kim Ximya terus memperluas katalog solonya melalui rilisan termasuk ‘Moonshine’, ‘DOG’, ‘Bundle 1’, dan ‘w18c’. Semakin banyak karyanya, semakin mantap pun dirinya sebagai rapper dan produser. Selama berkarir, pengalaman berkolaborasinya memiliki keragaman luas, mulai dengan Beenzino, CL, Crush, dan Jay Park hingga Cautious Clay dan produser Prancis Simo Cell, sementara penulisan lagunya juga muncul dalam rilisan oleh V BTS dan NewJeans.

Dari keseluruhan proyek yang pernah ia kerjakan, Kim Ximya secara konsisten menempati ruang di mana eksperimen underground, musik elektronik, dan pop kontemporer beririsan tanpa sepenuhnya menempatkan dirinya dalam satu genre tertentu. Saat ini, Kim Ximya adalah salah satu artis yang paling dicari dan diandalkan untuk tampil dalam proyek-proyek kolaboratif dan features dalam lagu artis lain.

(SPR)

Related posts

NEVAEVA! Festival 2024 : Festival K-Hip Hop dan K-R&B Terbesar Hadir di Jakarta Tiket Presale Sudah Tersedia

AQK

Inilah Lineup Lengkap Hammersonic Festival 2024

AQK

Konser HYDE [INSIDE] LIVE 2025 WORLD TOUR IN JAKARTA Sukses Mengguncang Senayan

Qenny Alyano

Leave a Comment