May 27, 2026
Image default
Event & CommunityWhat's New

Pestapora 2024 Day 3 : Seru-Seruan Bersama Pure Saturday, Rumahsakit dan Alexa

South Jakarta – Minggu, 22 September 2024, menjadi hari ketiga atau hari terakhir gelaran ‘Pestapora 2024’. Semenjak siang hari, puluhan ribu penonton telah berbondong-bondong mengantri untuk memasuki area Pestapora yang mengambil tempat di Gambir Expo, JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Band asal Jakarta, Alexa, tampil di panggung ‘Hingar Bingar’ sekitar pukul 15.20, setelah  sebelumnya band Normatif, yang merupakan finalis Collabonation Talent Hunt dari Indosat IM3, tampil di panggung yang sama. Alexa hari itu lebih banyak membawakan lagu-lagu dari debut album self tittle mereka seperti “Kau Khianati”, “Jangan Pernah Pergi” dan “Lupakan” Band yang kini menyisakan Aqi (vokal), Satrio (gitar) dan Fajar (drums) tersebut juga membawakan satu lagi dari Efek Rumah Kaca, “Cinta Melulu”  dan “Jikalau” milik Naif. Setelah membawakan lagu “Dewi” dengan konsep akustik, Alexa menutup penampilan dengan lagu “Wajahmu Indahkan Duniaku” dan “Jangan Kau Lepas”.

Alexa ( foto : QB )

 

Alexa ( foto : QB )

 

Usai Maghrib, antrian panjang penonton tampak  mengular menuju panggung ‘Gagap Gempita’ yang ingin menyaksikan penampilan Efek Rumah Kaca yang hari itu membawakan seluruh lagu dari debut album self tittle mereka. Sementara di Klab Klub Stage, Zat Kimia juga tampil seru menghibur penonton dengan lagu-lagu seperti “Dalam Diam”, “Mata Hari” dan “Candu Baru”. Zat KImia juga berkolaborasi dengan Danilla di panggung Pestapora.

Masih di panggung yang sama, band asal Bandung, Pure Saturday menjadi penampil selanjutnya. Band yang kini menyisakan Ade Purnama (bass) dan Arief Hamdani (gitar) sebagai personil dari formasi awal tampil mundur sekitar 20 menit dari waktu yang dijadwalkan. Memang di tempat yang sama di sore hari, sempat diadakan acara melukis bersama mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Malam itu Pure Saturday membuka penampilan dengan lagu “Silence” yang diambil dari debut album self tittle mereka yang dirilis pada tahun 1996 silam. Tanpa jeda, Pure Saturday langsung melanjutkan penampilan dengan membawakan “Coklat” yang langsung menciptakan koor dari para penonton. Setelahnya barulah sang vokalis, Satriyo menyapa para penonton yang hadir.

“Selamat malam semua. Namanya tua mungkin, jadi dikasih PR sama si Ucup, ‘Ok kalian bawain album satu yang semua kalau gak, gak manggung di Pestapora. Sebenarnya gak apa-apa sih, cuman ya gak apa-apa juga sih bawain album itu semua. Jadi buat panggung kali ini kita bakal dominan bawain lagu-lagu album satu. Mungkin ada yang belum tahu juga, kebetulan tahun ini Pure Saturday umurnya 30 tahun. Jadi sebenarnya nilai dari band ini apa sebenarnya gak ada juga. Kapan PS bikin baru ? gak tahu. Kapan PS bikin tur konser ? gak tau gitu. Ada satu lagu dari album PS yang baru dibawain dua kali. Jadi malam ini kita coba bawain lagu judulnya, “Open Wide”.

Pure Saturday ( foto : QB )

 

Pure Saturday ( foto ; QB )

 

Zat Kimia ( foto : QB )

 

Lagu “Open Wide” yang aslinya dinyanyikan oleh Widi ex-vokalis Cherry Bombshell dibawakan untuk ketiga kalinya malam itu selama perjalanan karir Pure Saturday. Pure Saturday kemudian melanjutkan penampilan dengan lagu “Di Bangku Taman” yang diambil dari album ke-2, ‘Utopia’, “A Song” dan “Simple”. Penonton semakin riuh saat intro lagu “Kosong” dimainkan oleh Arief. Setelah membawakan “Kosong”, Pure Saturday langsung melanjutkan penampilan dengan “Desire” dan ditutup dengan “Enough”.

Sementara di panggung ‘Riang Gembira’, Rumahsakit memulai penampilan di Pestapora. Seperti halnya Efek Rumah Kaca dan Pure Saturday, malam itu Rumahsakit banyak membawakan lagu-lagu dari debut album self tittle mereka diantaranya “Terbang”, “Dewi Mimpi”, “Pop Kinetik”, “Datang” dan “Sakit Sendiri”. Berbeda dengan Pure Saturday, untuk materi lamanya, Rumahsakit membawakan dengan versi baru, Melihat penonton kurang familiar dengan materi debut album mereka, Rumahsakit juga membawakan lagu “Panasea” dan “Duniawi” yang lebih akrab di telinga penonton yang didominasi remaja Gen-Z. Rumahsakit menutup penampilan dengan membawakan lagu “Hilang” dan “Kuning” yang membuat koor panjang di Pestapora 2024.k

Keseruan Pestapora hari ketiga terus berlanjut sampai lewat tengah malam dengan penampil-penampil yang tak kalah seru.

 

Rumahsakit ( foto : QB )

 

Rumahsakit ( foto : QB )

 

Related posts

Saatnya Liburan Bebas Roaming dengan iPhone 17 & IM3 Platinum

Qenny Alyano

Bebe Rexha Lepas Single “Çike Çike” Dari Album Baru ‘DIRTY BLONDE’

Qenny Alyano

Ben Abraham Remake Lagu “Kidung” feat. 2 Penyanyi Aslinya Sekaligus Orang Tuanya

AQK

Leave a Comment