April 27, 2026
Image default
Asian Hit ListWhat's New

Rol3ert Gambarkan Ketegangan Masa Tumbuh Dewasa di Single “Boy”

South Jakarta – Penyanyi dan pencipta lagu asal Jepang yang sedang naik daun, Rol3ert, terus melaju pesat di Asia dan dunia dengan merilis single barunya yang berjudul “Boy,” yang diproduksi bersama produser asal Australia, Taka Perry.

Perilisan ini mengikuti serangkaian pencapaian yang dengan cepat menjadikan Rol3ert sebagai salah satu artis pendatang baru yang paling dinantikan di kawasan ini. Single-nya pada bulan Januari, “savior,” terpilih untuk Spotify’s New Music Friday di 22 negara, terpilih sebagai bagian dari Spotify Japan’s RADAR: Early Noise 2026, dan tiket konser utamanya di Shibuya WWW X juga habis terjual. Ia juga baru-baru ini dinobatkan sebagai salah satu dari 25 perwakilan Jepang dalam Rolling Stone’s Future of Music.

Di seluruh Asia Tenggara, lagu hitsnya “(how could i be) honest?” mendapatkan respons yang kuat, masuk dalam chart viral di Jepang, Taiwan, dan Hong Kong, diputar secara terus-menerus di 987FM Singapura, dan mencapai posisi ke-5 di chart Shazam Singapura. Dengan penampilan perdananya di Singapura yang dijadwalkan pada Mediacorp’s Cloud 9 Festival pada 9 Mei, kehadirannya di kawasan ini terus berkembang.

“Boy” menghadirkan sudut pandang yang berbeda. Diproduksi bersama Taka Perry, yang dikenal lewat kolaborasinya dengan KATSEYE, Ruel, SIRUP, iri, dan lainnya, lagu ini memadukan nuansa gelap indie rock dengan irama pop global yang mengalir dan mudah dinikmati. Hasilnya adalah sebuah suara yang terasa spontan dan intuitif, yang memadukan momentum dan kesederhanaan dalam proporsi yang seimbang.

Pada intinya, “Boy” mengeksplorasi apa yang Rol3ert gambarkan sebagai “boyness,” ruang yang tidak stabil di antara masa remaja dan kedewasaan, di mana dunia mulai bergerak lebih cepat daripada kesiapanmu. Di usia 20 tahun, ia mengubah hal ini menjadi sesuatu yang murni dan sangat melodius, berada di antara keinginan untuk mempertahankan masa muda dan didorong ke suatu hal belum jelas. Lagu ini mencerminkan generasi yang menghadapi perubahan secara langsung, dan keseimbangan antara keraguan dan tekad inilah yang memberikan lagu ini daya tariknya, terutama di kalangan pendengar muda di seluruh Asia yang terhubung dengan penggambaran kegelisahan, kecemasan, dan kebingungan dalam proses menjadi dewasa.

 

Rol3ert (Kredit: Exciter Records)

 

Menyikapi masa transisi ini, Rol3ert berbagi: “Ada begitu banyak fase dalam hidupku. Seperti saat pertama kali mencoba membuat musik, saat aku membentuk band, saat masuk SMP, lalu SMA, dan saat aku mulai menekuni musik dengan serius. Setiap fase memberi rangsangan dan pelajaran yang berbeda-beda. Aku merasa senang, dan seolah-olah duniamu semakin luas. Rasanya aku jadi semakin pintar.Namun pada akhirnya, ‘kecerdasan’ itu hanyalah kesadaran saya akan segala hal yang tidak saya miliki.”

Video musik ini, yang tayang perdana di saluran YouTube resmi Rol3ert, secara visual memperluas tema tersebut melalui siluet, backlighting, dan nuansa lembut saat golden hour. Dengan nuansa senja yang lembut, video ini secara halus menangkap ketidakstabilan emosional dan perasaan belum tuntas, sehingga menciptakan karya yang sangat atmosferik dan impresionistik.

Menjelang pemutaran perdana, Rol3ert juga berinteraksi langsung dengan para penggemar melalui Instagram Live, menghadirkan penampilan akustik serta cerita di balik pembuatan lagu tersebut, yang semakin mempererat hubungan yang akrab dan tanpa basa-basi yang terus ia bangun dengan para penggemarnya.

Selain itu, Rol3ert dijadwalkan tampil di SUMMER SONIC 2026 Tokyo di panggung Spotify, bersama para artis pendatang baru yang sedang membentuk masa depan musik Jepang.

Seiring dengan bermunculannya rilisan baru, pencapaian penting dalam penampilan live, dan momentum regional yang semakin kuat tahun ini, “Boy” menandai momen penting bagi Rol3ert seiring dengan terus meluasnya aktivitasnya di seluruh Asia dan bahkan ke luar kawasan tersebut.

Cover “Boy” (Kredit: Exciter Records)

 

Tentang Rol3ert

Rol3ert adalah seorang penyanyi-penulis lagu asal Jepang yang memadukan lirik berbahasa Inggris dengan pengaruh J-pop, dan muncul sebagai suara lintas budaya bagi Generasi Z. Lahir di Amerika Serikat pada tahun 2005 dan dibesarkan di Jepang, ia memulai karier solonya pada Januari 2025, dan dengan cepat mendapatkan popularitas melalui lagu-lagu cover yang viral (lebih dari 4 juta views) serta lagu-lagu asli yang penuh emosi. Inti dari musiknya adalah kisah-kisah tentang masa remaja — yang menangkap momen-momen yang berantakan dan transisi dalam menjadi Generasi Z: belajar bagaimana memproses perasaan, menjalin hubungan, dan memahami jati diri yang sedang terbentuk. Penulisan lagunya bersifat introspektif dan didorong oleh kata-kata, mengungkap kontradiksi emosional dengan nada yang jujur dan seperti percakapan.

Ia dinobatkan sebagai Best Breakthrough Artist di Tokyo Alter Music Awards, terpilih untuk program Spotify Japan’s RADAR: Early Noise 2026, serta terpilih sebagai salah satu dari 25 perwakilan Jepang dalam proyek global Rolling Stone’s global “Future of Music”, yang semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu talenta baru paling menjanjikan yang muncul dari Jepang ke panggung musik global.

Dengan audiens global yang terus bertambah, penampilan di festival internasional termasuk Mediacorp Cloud 9 di Singapura dan Muz’Pop Jam 2026 di Korea, serta konser utama yang terjual habis di Shibuya WWW X pada tahun 2026, Rol3ert sedang membangun momentum internasional yang kuat.

(SPR)

 

 

 

Related posts

Inilah Daftar Lengkap Nominasi Grammy Awards 2025, Beyoncé Terbanyak

AQK

‘Ramadhan Jazz Festival 2024’, Digelar 2 Hari Donasikan Penjualan Tiket Untuk Palestina

AQK

Film “Glenn Fredly The Movie” Rilis Official Trailer & Poster Tayang 25 April 2024

AQK

Leave a Comment