June 26, 2026
Image default
Hot ReleasesNew Comers

Tarasinta Curhat Terjebak ‘Hustle Culture’ di Single “Kerja Bagai Kuda”

South Jakarta – Pernah gak sih, pas lagi capek-capeknya pulang kerja atau mendadak tumbang karena kecapekan, kamu bengong di kamar dan mikir: “Gue kerja keras sampai subuh kayak gini, sebenarnya buat siapa ya? Terus kalau lagi rapuh, siapa yang bakal nemenin?” Keresahan mendalam khas anak muda zaman sekarang yang terjebak dalam lingkaran hustle culture inilah yang coba diangkat oleh solois sekaligus penulis lagu, Tarasinta, lewat single terbarunya berjudul “Kerja Bagai Kuda”, yang resmi rilis hari ini.

Menariknya, lagu ini lahir dari momen personal yang sangat organik. Saat kondisi fisiknya sempat menurun dan dipaksa rehat sejenak dari rutinitas, Tarasinta mulai merenungkan arti keseimbangan hidup di sudut kamar kosnya. Sambil memetik gitar, ia menyadari bahwa di balik ambisi besar dan tuntutan karier, manusia tetaplah makhluk sosial yang butuh koneksi, kehangatan, dan tempat untuk bersandar.

“‘Kerja Bagai Kuda’ lahir dari pertanyaan yang sering singgah di benakku sepulang kerja: Adakah seseorang di luar sana yang sedang menjalani perjuangan yang sama? Melalui lagu ini, aku mencoba menceritakan kegelisahan yang begitu dekat dengan keseharianku lewat cara yang hangat dan jujur. Bagiku, lagu ini adalah potret kecil tentang bekerja, berharap, dan mencari makna di tengah rutinitas yang kemudian menemukan bentuknya dalam musik.”” ungkap Tarasinta.

Berbeda dengan tema liriknya yang reflektif dan penuh perenungan, aransemen musik “Kerja Bagai Kuda” justru dibungkus dengan vibe yang sangat segar, dinamis, dan penuh energi. Melanjutkan warna dari karya-karya terdahulunya seperti “Wandering”, “Summer in France”, dan “Books of Life”, kali ini Tarasinta bereksperimen menggabungkan unsur pop, bossa nova, modern pop jazz, hingga swing.

Untuk urusan dapur rekaman, Tarasinta berkolaborasi dengan Robi Hamdi Ritonga sebagai produser & arranger, serta Bagus Bhaskara yang mengeksekusi mixing dan mastering. Menariknya lagi, lagu ini juga dihiasi dengan transisi musik tak terduga yang sengaja disisipkan sebagai representasi dunia kerja anak muda yang penuh kejutan dan perubahan serba cepat.

 

Artwork “Kerja Bagai Kuda” – Tarasinta ( foto : istimewa )

 

Tarasinta ( foto : istimewa )

 

Lewat lagu ini, Tarasinta berharap bisa memeluk erat siapa saja yang sedang berjuang keras di luar sana. Menjadi teman cerita bahwa kamu tidak sendirian dalam menghadapi lelahnya dunia kerja, dan tidak apa-apa untuk sesekali berhenti sejenak demi menyapa hati sendiri.

Dengan merilis single Kerja Bagai Kuda juga sekaligus melanjutkan perjalanan musik dari Tarasinta yang berencana setelah ini bakal merilis beberapa single lagi sebelum akhirnya rilis Album di tahun 2026 ini. Tarasinta mengingatkan kita bahwa di tengah ambisi, rutinitas kerja, dan perjuangan mengejar asa kehidupan, manusia pada akhirnya tetap membutuhkan tempat untuk pulang serta kehadiran seseorang yang mampu memahami dan menemani. Sering kali, tenggelam dalam karier membuat kita lupa akan pentingnya koneksi, sehingga lagu ini hadir sebagai ajakan hangat untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan personal (work-life balance). Tarasinta mengajak pendengar untuk sesekali berhenti sejenak, memberi ruang bagi diri sendiri, serta menikmati hubungan dan momen-momen bermakna bersama orang terdekat agar kita tidak melewatkan kebahagiaan sederhana dalam hidup yang sedang kita jalani.

“Kerja Bagai Kuda” sudah bisa kamu dengerin dan masukin ke playlist harianmu di seluruh platform musik digital mulai 26 Juni 2026. Jangan lupa dengerin pas pulang kantor ya!

 

Profile Tarasinta

Tarasinta merupakan penyanyi dan penulis lagu Indonesia yang dikenal melalui karya-karya yang mengangkat refleksi kehidupan sehari-hari dengan sentuhan musik yang easy listening, hangat, dan personal. Sebelumnya,Tarasinta telah merilis beberapa lagu, di antaranya Cherish (2021), Suffocate (2023), Wandering (2023), Summer in France (2024), Books of Life (2024), Nuansa Biru (2025), EP Trilogi Live Session (2025), dan Melayang (2025).

(SPR)

Related posts

Komunitas Paduan Suara Swara Jakarta 80’s Rilis Single “Betawi Mash Up”

Qenny Alyano

Dreane Rilis Debut Album Membuka Dengan Single “Keluh”

AQK

Sambut Ramadhan Shartika Dewi Rilis Single Spesial Ramadan “Cahaya Lailatul Qadar”

Angga Foster

Leave a Comment