South Jakarta – Setelah sekian lama vakum, band alternative asal Jakarta, Devotion, akhirnya mengumumkan perilisan EP terbaru mereka yang berjudul ‘The Journey’ Setelah hiatus panjang Devotion memutuskan untuk merekam ulang materi-materi lagu lama mereka yang belum sempat dirilis dalam bentuk EP atau mini album. EP ini berisikan 3 lagu bernuansa alternative tahun 90-an yang dibalut dengan distorsi tebal dan kasar ala power pop era The Rentals dan Weezer. Devotion siap melepaskan kerinduan dan mengisi playlist para penggemar musik indie di seluruh dunia.
Untuk single baru Devotion memiliki judul yang sama dengan judul EP ini Adalah perjalanan panjang dari proses terbentuknya band, tentang persahabatan para anggota dan teman-teman, serta proses kreatif dan eksperimen musikal yang selama ini dilalui oleh devotion. Dengan mengusung tema tentang perjalanan band, persahabatan dan cinta maka di EP ini juga menampilkan lagu “Zaenal” yang menceritakan tentang mantan drummer band yang lebih memilih pacar dari pada band, sebuah kisah klasik yang mungkin juga dialami oleh band lainnya.
Lagu lainnya yang berjudul “Star and Sorrow” yang merupakan kisah patah hati yang juga merupakan bagian dari kehidupan para anggota Devotion. Dibalut dengan nuansa dark shoegaze,, lagu ini oo berhasil menampilkan kombinasi harmonis antara gitar elektrik yang khas dan melodi lirik yang intim, membawa pendengar ke dalam pengalaman musikal yang mendalam.

Devotion terdiri dari Pettie [vokal], Andri [giitar], Wilman [bass, backing vocal], Boy [drums] dan Rizki [gitar], mengatakan bahwa EP ini adalah hasil dari semangat baru yang hadir di diri para anggota band yang telah lama pudar karena kondisi yang ada namun tetap rutin berkumpul dan bertemu seperti keluarga dan dukungan yang diberikan oleh masing-masing keluarga personil serta teman-teman dekat,
Akhirnya band memutuskan untuk meninggalkan sebuah ‘legacy’ dengan mengeluarkan EP ini sebagai warisan untuk keluarga, teman dan para penikmat musik lainnya.
“Lagu-lagu ini kami buat dengan penuh emosi dan kenangan. Kami ingin pendengar merasakan apa yang kami rasakan tentang perjalanan dan persahabatan ketika membuatnya, kami pun melibatkan teman-teman dan saudara-saudara dalam proses produksi dengan perasaan yang jujur dan penuh makna,” ujar Pettie vokalis devotion dalam wawancara terbaru.
EP ‘The Journey’ tersedia di semua platform digital mulai tanggal 14 Februari 2026, bertepatan dengan hari Kasih Sayang yang juga merupakan sebuah pesan cinta dar dirilisnya EP ini. Setelahnya Devotion juga akan merilis video klip resmi yang dapat ditonton pada platform YouTube, dan lain-lain. Para pendengar dapat mengikuti perjalanan Devotion lebih lanjut di media sosial mereka di Instagram: @devotionid.
Tentang Devotion
Didirikan pada tahun 1997, Devotion berhasil mencuri perhatian dengan meluncurkan album perdana mereka ‘Freaks, Geeks & Rock n’ Roll’ dan mengisi banyak acara di scene musik indie pada tahun 90-an baik di Jakarta dan luarJskarts dan mengeluarkan album fisik berupa kaset di tahun 2021 melalui Ororo Records. Musik devotion memadukan elemen indie rock, shoe gaze, power pop dan alternative pada lagu-lagu mereka,. Dengan pengaruh dari The Rentals, Weezer dan Ozma, mereka berusaha memberikan warna baru dalam dunia musik indie Indonesia.

