August 31, 2026
Image default
What's New

House of Protection Rilis Single Ke-3, “Bring One” Diproduseri Jordan Fish ex-BMTH

South Jakarta  -Proyek terbaru dari Aric Improta dan Stephen Harrison,  House of Protection, telah mendefinisikan ulang arti dari “memulai dengan cepat”. Sejak keduanya resmi mengumumkan bahwa mereka telah mendirikan proyek duo baru dan kemudian melepas dua single, hari ini mereka kembali dengan single ketiganya “Being One” yang dirilis oleh Red Bull Records. Beralih sedikit dari single-single terdahulunya, dengan gaya ritme drum dan bass yang bersemangat yang dilapisi oleh melodi yang cukup euforik pada lagu ini, single terbaru mereka yang satu ini lebih dipengaruhi oleh genre musik elektronik. Diproduseri oleh mantan personil Bring Me The Horizon, Jordan Fish, lagu antemik ini merupakan pivot tajam dari single mereka sebelumnya “Learn to Forget”, namun meski berbeda, lagu ini merupakan bentuk contoh dari kompleksitas mereka sebagai musisi dan energi yang para penggemar mereka harapkan dari proyek ini.

Pada single ini, Aric menjelaskan “‘Being One’ adalah lagu yang sangat berbeda dari yang biasa kita buat. Sebenarnya aku memang selalu suka memainkan lagu drum and bass, jadi setelah aku sampaikan ideku ini untuk menggunakan elemen musik tersebut, aku dan Jordan langsung mencoba mencari ide ritme yang cocok dengan apa yang aku pikirkan. Namun pada akhirnya, aku merasa bahwa vokal Steve adalah pembedanya dari demo-demo yang telah kami rkam sebelumnya, dan memberikan dinamika yang baru. Aku membayangkan lagu ini dibuat untuk orang-orang yang sedang berkendara jauh di malam hari. Gambaran ini sering kami bicarakan ketika kami mencoba menulis lirik lagu ini bahkan sampai video klipnya.”

Video klip dari “Being One” disutradarai oleh Kevin Garcia, sosok yang juga telah bekerja sama dengan SpiritboxBush, dan Tinashe. Secara penggarapannya sendiri, pengambilan gambar video klip ini dilakukan selama beberapa bulan terakhir, di mana Kevin mencoba menangkap momen-momen band ini ketika mereka sedang berada di sebuah lokasi yang unik. Mulai dari memperlihatkan mereka bernyanyi di tengah lautan, memainkan drum di sebuah taman bermain, semua hal ini mengingatkan pada adegan-adegan frenetik dari film klasik tahun 1981 ‘Koyaanisqatsi’.

Dalam waktu 1 bulan, House of Protection telah mendapatkan banyak pujian positif dari berbagai media seperti The GuardianNMERevolver, Rock SoundKerrang!, dan masih banyak lagi. Kini mereka sedang bersiap untuk menjalani pertunjukkan perdana mereka dalam bentuk rangkaian tur di musim gugur ini.

Tentang House of Protection

House of Protection, proyek musik baru garapan Stephen Harrison dan Aric Improta, berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi mereka yang berserah diri pada kemauan hati. Mengabaikan bentuk tradisi dan format apapun, mereka mengikuti arah perasaan dan menemukan suara yang membuat mereka mendobrak batasan lebih jauh dari sebelumnya. Menjembatani dunia-dunia yang tidak terlalu jauh berbeda, yaitu musik hardcore, elektronika, dan punk, mereka menciptakan ruang bagi kreativitas tanpa batas dan komunitas yang dipicu oleh kericuhan.

Keduanya dikenal di dunia heavy music karena ketidak takutan mereka terhadap hal-hal ekstrem. Hal itu dibantu oleh pengalaman mereka dengan Fever 333, karya Aric yang masih berlangsung dengan grup rock eksperimental, Night Verses, dan peran Steve sebagai gitaris untuk band post-hardcore yang ikonik, The Chariot. Hasilnya adalah House of Protection yang menjadi kelanjutan dari bentuk ekspresi diri yang tidak tahu malu, dikemas dalam wadah penuh kemarahan, ketidakpastian, kegembiraan, dan kreativitas.

“Kami ingin menciptakan sesuatu yang membuat semua ide kami, betapapun liarnya, terasa aman,” kata Steve. Itulah fondasi dari House of Protection: membekali penontonnya dengan tingkat keberanian dan kebahagiaan yang mengaburkan batas antara penonton dan pemainnya. Terinspirasi oleh band-band seperti The Smashing PumpkinsThe Prodigy, Alice GlassMassive Attack, Cocteau Twins, dan Sleigh Bells, duo ini menjunjung tinggi band-band yang mampu menemukan cara mereka sendiri untuk membawa energi tertentu ke panggung.

Bekerja sama dengan teman dekat mereka, Nick DePirro (Night Verses) dan Jordan Fish (Bring Me The Horizon), mereka menciptakan single perdana ‘It’s Supposed To Hurt.’ “Kami tahu tidak akan mudah untuk memulai lagi dari awal tapi ungkapan itu menjadi etos kami. Memulai kembali adalah inti dari semua ini,” ujar Aric. House of Protection berkembang pesat di tengah ketidakpastian, di mana apa pun bisa terjadi dan siapapun bisa bergabung. Selamat datang, House of Protection.

(SPR)

House of Protection – Being One _ Single Artwork

Related posts

Future Islands Luncurkan Album Baru Lepas Single “The Thief”

AQK

The Chasmala Hadirkan Versi Baru “Berharap Tak Berpisah” Yang Lebih Segar

AQK

The Smashing Pumpkins Umumkan Jadwal Konser di Jakarta Oktober 2025

AQK

Leave a Comment